Sukses

Disfungsi Ereksi, Apakah Istri Bisa Hamil?

20 Mar 2015, 14:39 WIB
Pria, 31 tahun.

Saya laki2 31thn baru menikah 1bln ini knapa waktu berhubungan dengan istri, baru stngah jalan saya sudah lemas lalu saya berhubungan lagi d pagi hari saya bisa ejakulasi Apa saya lemah syahwat ? adakah makanan yg bisa membuat hubungan tahan lama ? Saat berhubungan istri saya masih mengeluhkan sakit d area miss v nya padahal itu bukan hubungan yg pertama, knapa begitu dok ? Saat selesai ejakulasi saya melihat banyak sperma saya yg kluar lagi, Apa istri saya masih bisa hamil ?

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Jika yang Anda maksud sulit atau tidak dapat ereksi, maka mungkin Anda mengalami disfungsi ereksi. Gangguan ereksi dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Istri Anda akan tetapi memiliki kemungkinan untuk hamil, asalkan ada sperma yang masuk ke dalam rahim, serta dengan jumlah dan kualitas sperma yang baik.

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah: berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi keringkurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim infeksi pada vagina, luka pada vagina, infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul.

Beberapa saran yang dapat kami berikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain : lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin istri anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah saat ini.Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar