Sukses

Perut Kencang dan Membesar

15 Apr 2015, 15:09 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok, apakah ISK menyebabkan perut bawah menjadi agak besar dan kencang seperti org hamil

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu/Saudari yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

Untuk memastikan diagnosis ISK dan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum. 

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Keluhan perut membesar tidak khas untuk ISK, penyebabnya bergantung pada lokasi tepat dimana keluhan dirasakan. Di dalam perut terdapat berbagai organ seperti lambung, usus, hati, kantung empedu, ginjal, dan sebagainya. Selain kehamilan, perut yang membesar dapat disebabkan karena adanya cairan bebas di dalam rongga peritoneum, adanya cedera pada abdomen, massa atau tumor,  masalah organ reproduksi, dan sebagainya. Dibutuhkan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter agar diagnosis dapat ditegakkan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar