Sukses

Saya Terkena TB atau Tidak?

13 Nov 2015, 19:51 WIB
Wanita, 29 tahun.

Berdasarkan hsl rongent saya dinyataman kena TB, tetapi tes dahak 3 sample hslny negatif, tes yg disuntik di bwh kulit negatif. Dokter di rs tetap mmberi saya obat Tb. Saat mengkonsumsi obat tsb saya malah panas tinggi dan muntah2 lalu saya berhenti minum obt tsb hingga skrg. Stiap rongent saya slalu dinyatakan kena tb pdhl tdk ada ciri2 sperti kena tb. Saya malas periksa ke dokter krn takut dikasih obat tb lagi. Kira2 sebenarny saya harus gmn ya dok... krn hal ini bikin saya tidak bisa mendapatkan pekerjaan baru.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Gejala dan keluhan Apa yang pertama Anda rasakan sehingga dilakukan pemeriksaan terhadap TB?

Dalam penegakkan diagnosis TB, memiliki standar diagnosis tersendiri, yaitu;

  • semua pasien dengan batuk produktif yang berlangsung >= 2minggu yang tidak jelas penyebabnya, harus dievaluasi untuk TB.
  • semua pasien yang diduga  menderita TB, harus diperiksa dahak 3 kali.
  • semua pasien dengan gambaran foto rontgen tersangka TB, harus diperiksa dahak.
  • diagnosis dapat ditegakkan walaupun hasil dahak negatif, berdasarkan kriteria berikut;
    • minimal 3 kali hasil pemeriksaan dahak negatif, sementara gambaran foto rontgen sesuai TB.
    • kurangnya respon terhadap antibiotik, atau pasien diduga terinfeksi HIV

Dengan demikian, walaupun hasil pemeriksaan dahak anda negatif, sedangkan dalam foto rontgen dada jelas menunjukkan gambaran TB, maka Anda dapat dikatakan menderita TB dan sebaiknya menjalani pengobatan TB dengan disiplin.

Penyakit TB (Tuberkulosis) Paru dapat disembuhkan, namun hal ini bergantung pada kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang memang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut hingga benar-benar dinyatakan terbebas dari penyakit TB. Lama  pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol, ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus).

Berkonsultasilah kembali kepada dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan tersebut.

Berikut kami sertakan artikel:Tuberkulosis Paru untuk informasi lengkap Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar