Sukses

Mual Muntah Saat Hamil
17 Mar 2015, 16:07 WIB
Wanita, 31 tahun.

sore dok. saya seorang ibu yg sedang mengandung anak ke 2. sedang hamil 14 week, mengalami mual dan muntah sepanjang hari. itu dikarenakan apa ya dok? dan sampai kapan mual ini berhenti. soalny asupan makanan berkurang dikarenakan mual dan muntah itu. trs saya mau bertanya pengaruh akibat tidak minum susu hamil dimasa kehamilan bahaya tidak dok. sebelumnya saya ucapkan trima kasih.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena perubahan hormonal yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormon.

Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari namun memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama, dengan gejala muntah yang mengganggu sebesar 52%. Beberapa saran yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual dan muntah adalah :

  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  • Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak

Mual dan muntah selama kehamilan akan membaik dengan sendirinya pada kehamilan 16 – 20 minggu. Setiap kehamilan tidaklah sama karena masing-masing memiliki perubahan siklus hormonal yang berbeda. Pada saat hamil, sebaiknya membatasi asupan obat yang merupakan bahan kimia dari luar. Hal ini dilakukan guna mengurangi terjadinya efek obat tersebut pada janin. 

Susu dalam perencanaan kehamilan berguna menyempurnakan gizi seorang wanita. Apabila asupan makanan Anda cukup dan bergizi tinggi, tidak meminum susu hamil bukan hal yang perlu dipermasalahkan.

Apabila memang anda tidak dapat makan dan minum sama sekali, maka segeralah berkonsultasi ke dokter. Mungkin anda mengalami hiperemesis gravidarum yaitu muntah di dalam kehamilan yang tidak terkendali. Hal ini dapat mengakibatkan kekurangan cairan, berbahaya bagi anda dan janin, serta membutuhkan perawatan rumah sakit.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar