Sukses

Pemeriksaan USG pada Kehamilan

18 Mar 2015, 11:22 WIB
Wanita, 32 tahun.

Dok sy udah telat 10 hr. Di hari kelima sy tespack, hasilnya (+). Kira2 kpn ya dok sy bisa usg untuk memastikan kehamilan sy untuk melihat apakah memang ada janin yg sdg berkmbg di rahim sy.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Pemeriksaan USG dilakukan untuk mendiagnosis dan memastikan adanya kehamilan. Biasanya sudah dapat dilakukan pada usia kehamilan sekitar 5 minggu. USG juga ditujukan untuk melihat lokasi kehamilan (di dalam rahim atau diluar rahim). Selain itu, USG juga memiliki kegunaan sebagai berikut :
  • Untuk mengetahui penyebab terjadinya perdarahan dalam kehamilan
  • Untuk menentukan usia kehamilan dan ukuran janin
  • Untuk mendiagnosis adanya cacat janin
  • Untuk mengetahui letak plasenta
  • Untuk mengetahui adanya kehamilan kembar
  • Untuk memperkirakan jumlah air ketuban

Untuk mendeteksi hal-hal tersebut, pemeriksaan USG tidak harus dilakukan setiap bulannya. Sebenarnya tidak ada aturan khusus mengenai frekuensi seorang wanita hamil untuk melakukan pemeriksaan USG. Namun, dalam keadaan normal seorang wanita hanya perlu 3 kali melakukan pemeriksaan USG selama kehamilannya, yaitu :

  1. Pemeriksaan pertama pada usia kehamilan sekitar 5 minggu untuk mengkonfirmasi kehamilan, menyingkirkan kemungkinan hamil diluar kandungan, melihat denyut jantung janin dan mengukur panjang janin (crown-rump length)
  2. Pemeriksaan kedua saat usia kehamilan 18-20 minggu untuk mendeteksi adanya cacat janin. Pada usia ini, ukuran janin sudah cukup besar sehingga dokter dapat mendeteksi kelainan anatomi janin dengan lebih akurat. Disamping itu, pemeriksaan USG kedua ini juga bertujuan untuk memastikan diagnosis hamil kembar, mengevaluasi pertumbuhan janin dan letak plasenta
  3. Pemeriksaan ketiga saat janin berusia sekitar 32 minggu atau lebih untuk mengevaluasi ukuran dan berat janin (pertumbuhan janin), mendeteksi lebih lanjut kelainan janin, posisi plasenta.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar