Sukses

Herpes Bisa Sembuh?

17 Mar 2015, 13:31 WIB
Pria, 21 tahun.

dok saya mau tanya, saya sedang sakit herpes apakah penyakit ini bisa sembuh total? adakah makanan yg harus saya hindari? bagaimana luka agar tidak pecah saya sedang berpakaian kerja?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Herpes Simpleks Virus (HSV)  ada dua macam, meski keduanya dapat saling berhubungan, yaitu tipe 1 yang dikaitkan dengan infeksi di daerah bibir dan rongga mulut dan tipe 2 yang bermanifestasi di genital (alat kelamin). Begitu seseorang terinfeksi HSV baik tipe 1 maupun tipe 2, virus ini akan terus berada di syaraf dalam keadaan laten dan sewaktu-waktu penyakit ini dapat kambuh lagi.

Faktor yang mempengaruhi kekambuhan biasanya adalah kelelahan fisik dan stress mental, atau infeksi lainnya. Hubungan seksual berganti-ganti pasangan meningkatkan kemungkinan terkena. Wanita hamil yang menderita herpes dapat menginfeksi bayinya. Bayi yang lahir dengan herpes dapat meninggal atau mengalami gangguan pada otak, kulit atau mata. Bila pada kehamilan timbul herpes genital, hal ini perlu mendapat perhatian serius karena virus dapat melalui plasenta sampai ke sirkulasi fetal serta dapat menimbulkan kerusakan atau kematian pada janin.

Terapi herpes simpleks secara umum adalah menjaga kebersihan daerah kemaluan dan menghindari trauma atau faktor pencetus. Belum ada pengobatan yang memuaskan untuk penyakit ini. Obat anti virus biasanya efektif dalam mengurangi frekuensi dan durasi (lamanya) timbul gejala dan mencegah terjadinya komplikasi.

Apabila Anda adalah orang yang secara seksual aktif atau pasangan suami istri maka bila melakukan pengobatan harus kepada pasangan juga, tidak bisa hanya kepada ibu atau bapak saja, dikarenakan sebagaimana kita tahu bahwa virus herpes simplex ini bisa menular melalui hubungan seksual. 

Untuk melindungi luka agar tidak terlalu kena gesekan dapat digunakan bedak salisil yang ditaburkan di atas luka yang belum pecah. Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penatalaksanaan lebih lanjut.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar