Sukses

Penatalaksanaan Alergi Susu Sapi

16 Mar 2015, 12:59 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat siang Dok, Dok, nama saya fitri, saya punya anak baru umur 3 bulan, anak saya di kasih Asi + di campur sama Susu Formula juga, saya kasih sufor Bebelove , anak saya lahiran premature 32 minggu dengan berat badan 2 kg, pas lahir. dengan kondisi saya yang bekerja, saya kasih sufor, Karena saya baru lahiran anak pertama awal nya saya tidak tahu,, kalo anak saya kena alergi susu sapi, sejak umuran 1 bln dia mulai kena di muka bintik bintik merah, kata org tua saya itu kena air susu, nanti juga hilang,, setelah 3 bulan ko ga ilang ilang, malah skrg ke punggung punggung bintik bintik merah nya, tangan kaki, pada kasar, pas dia skrg umur 3 bln, saya bawa dia ke RS, Kata dokter Sp.A katanya dia Alergi Susu Sapi, saya kasih susu Neucate Lcp di saran kan sama dokter nya dapet 1 kaleng, tapi minum susu Neucate blm ada perubahan setelah habis 1 kaleng, Sekarang saya kasih susu SGM Soya, baru 2 hari,, tapi blm ada perubahan,, menurut dokter saran nya seperti apa yah,, saya harus gimana biar hilang di muka nya sama di punggung nya.. tolong kasih solusi nya ya dok,, terima kasih

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Memang gejala-gejala yang bayi Anda alami dapat merupakan alergi susu sapi.

Bagi bayi yang mendapatkan ASI eksklusif, ibu tetap dapat menyusui bayinya dengan memantang segala makanan yang mengandung susu sapi dan produk turunannya. Oleh karena itu, ibu perlu mendapatkan suplementasi kalsium untuk menjaga kandungan kalsium dalam ASI.

Sementara itu bagi bayi yang mengonsumsi susu formula karena berbagai keadaan tertentu, ia harus mengonsumsi susu dengan formula hipoalergenik. Yang termasuk ke dalam kelompok tersebut adalah susu hidrolisat ekstensif dan susu formula asam amino, sedangkan susu hidrolisat parsial tidak dapat digunakan untuk terapi. Anak dengan gejala alergi ringan hingga sedang dapat meminum susu formula hidrolisat ekstensif. Namun mereka yang memiliki gejala berat harus mengonsumsi susu formula asam amino.

Karena Anda masih memberikan ASI, Anda pun harus memantang segala makanan yang mengandung susu sapi dan produk turunannya, seperti keju, mentega, yogurt, dll. Bayi Anda akan tetap mengalami gejala alergi walaupun sudah minum susu hipoalergenik tersebut, jika Anda belum melakukan pantangan bagi diri sendiri. Namun perlu diketahui, bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi, dan akan sangat baik jika Anda dapat memberikan ASI eksklusif bagi bayi Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar