Sukses

Astenozoozpermia

16 Mar 2015, 09:28 WIB
Pria, 40 tahun.

Dok, stelah analizis sperma trnyata spermanya gerakannya lambat, bukanya maju tpi gerakn ke samping, bahkn ada yg jalan di tempat itu kenapa n apa penyebabnya n apa ya obatnya yg tepat. Tolong solusinya dok. Terimakasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Jumlah spermatozoa/ml yang dikatakan normal adalah lebih besar dari 20 juta/ml. Apabila jumlah sperma 0 Juta/ml disebut Azoospermia. Apabila jumlah sperma kurang dari 20 juta disebut Oligospermia. Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik. Bila spermatozoa yang motil (pergerakannya baik) kurang dari 50%, maka spermatozoa disebut Astenozoospermia. Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang baik bila lebih besar dari 50% spermatozoa mempunyai morfologi(bentuk) normal. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala, leher dan ekor dari spermatozoa. Bila lebih besar dari 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal, maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. Jumlah sperma yang cukup yaitu lebih dari 20 juta/ml, pergerakan sperma yang baik dengan jumlah cukup yaitu lebih dari 50%, dan bentuk sperma normal dengan jumlah cukup yaitu lebih dari 50% penting untuk keberhasilan membuahi sel telur Anda sehingga terjadi kehamilan.
 

Pada hasil analisa sperma Anda didapatkan kesimpulan astenozoospermia. Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, hal ini menandakan pergerakan sperma yang baik kurang dari 50%. Hal ini akan mempengaruhi keberhasilan dalam membuahi sel telur Anda. Kelainan sperma dapat disebabkan beberapa hal, antara lain kelainan kromosom dan varikokel. Faktor kelelahan juga dapat menyebabkan produksi sperma kurang baik, sehingga biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan ulang sebelum pemberian terapi. Varikokel adalah pembesaran vena (varises) pada pleksus pampiniferus (vena yang terdapat di testis). Hal ini dapat diperbaiki dengan beberapa cara mulai dari pemberian multivitamin, hormonal, sampai dengan operasi tergantung pada tipe varikokel itu sendiri. Vitamin yang baik untuk perkembangan sperma diantaranya vitamin C, vitamin E, dan antioksidan lainnya.

Apabila anda merencanakan kehamilan, sebaiknya Anda mencari tahu lebih lanjut apa penyebab astenozoospermia yang terjadi pada Anda ke dokter spesialis urologi atau dokter spesialis andrologi.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar