Sukses

Pusing Terus Menerus di Depan Komputer

08 Apr 2015, 16:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

dok perkerjaan sya kn menghadap komputer terus. apkh gra" itu sya sering pusing kalo mnum obat jg tetep g hilang tp nanti hilang dgn sendirinya. bagaimana cara mengatasinya ya ?

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Seperti apa keluhan nyeri kepala yang Anda rasakan, apakah nyeri kepala di seluruh bagian kepala atau sebelah? Nyeri seperti diikat atau berdenyut? Adakah gejala lain seperti kesemutan/baal, kelemahan sisi tubuh, gangguan penglihatan, penurunan berat badan? Bagaimana intensitas nyeri Anda, apakah sama atau semakin lama semakin berat? Apakah saat gejala muncul Anda melihat lingkungan sekitar seperti bergoyang?

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Kemungkinan saat mengalami 'cuaca panas' tersebut Anda juga sedang kelelahan dan setelah mengerjakan cukup banyak pekerjaan. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. 

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian

  • Gangguan tidur

  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja

  • Waktu makan yang tidak teratur

  • Kelelahan mata

  • Penghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH, salah satunya kurang istirahat dan hindarilah berada di bawah terik matahari terlalu lama.

 

 

 

Berikut beberapa tip sederhana yang bisa menjaga mata Anda agar tetap sehat.

  • Periksa teratur

Beberapa gangguan mata sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit dan gangguan penglihatan bisa terjadi secara perlahan sehingga sulit dideteksi pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan mata secara teratur sangat dianjurkan. Jika dilakukan deteksi dini, penanganannya tentu jauh lebih mudah. Selain itu, jika Anda sudah mengenakan kaca mata atau lensa kontak, jangan lupa periksa teratur paling tidak sekali setahun. Hal ini untuk memastikan kalau-kalau Anda perlu mengganti lensa Anda. Jika merasa lensa Anda sudah tidak senyaman sebelumnya, mungkin penglihatan Anda sudah berubah dan Anda perlu perbaikan. Dalam kondisi ini, periksalah ke dokter meskipun belum 1 tahun.

  •  Bekerja di depan komputer? Istirahatkan mata Anda

Setiap 5-10 menit sekali, jauhkan pandangan Anda dari layar komputer. Fokuslah pada satu objek yang terletak jauh dari Anda. Cara ini bisa membantu untuk menyesuaikan kembali fokus mata Anda. Sekali-sekali, buka kemudian tutuplah mata Anda selama beberapa detik. Cara ini bisa membantu melembabkan mata dan mencegah mata kering. Selain itu, cobalah mengedipkan mata lebih sering.

Jika Anda merasa sudah tidak sanggup lagi melihat layar, istirahatlah sebentar. Jika bekerja di depan komputer, Anda dianjurkan untuk istirahat selama 10 menit per jam. Tinggalkan komputer, berjalanlah keluar ruangan dan lihatlah pemadangan yang bisa menyegarkan mata. Cara ini tidak hanya bagus untuk mata tetapi juga bagus bagi kaki dan punggung Anda. Pastikan lampu di dekat Anda tidak terlalu terang. Jika menggunakan lampu meja, pastikan cahayanya tidak langsung ke mata Anda atau ke layar komputer Anda. Cara terbaik adalah meletakkan lampu ke samping.

  • Perhatikan makanan Anda

Pilihan makanan juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan mata. Pilihlah makanan yang kaya akan vitamin-vitamin yang bagus untuk mata khususnya vitamin A, C, B dan E. Untuk mendapatkan semua asupan vitamin ini, perbanyak konsumsi sayur dan buah, khususnya jeruk dan wortel. Selain itu, seng juga dinyatakan baik untuk kesehatan mata. 

  • Perhatikan perawatan lensa kontak Anda

  1. Jangan lupa cuci tangan sebelum memasukkan atau mengeluarkan lensa.

  2. Bersihkan, serta cuci lensa Anda dengan anti bakteri setelah dikeluarkan dan sebelum digunakan kembali.

  3. Gunakan solution standar, solution ini pasti lebih steril dibandingkan solution yang dibuat dirumah.

  4. Sering-seringlah cuci dan bersihkan tempat penyimpanan lensa Anda. Banyak orang yang betul-betul memperhatikan kebersihan lensanya tetapi mengabaikan tempat penyimpanan lensa.

  • Gunakan sunglasses yang dilengkapi dengan pelindung UV dan gunakan topi lebar sehingga bisa melindungi mata dari sinar matahari.

  • Jangan lupa mengenakan pelindung mata saat bekerja dengan zat-zat kimia.

  • Jangan lupa untuk segera periksa ke dokter jika Anda mengalami:

    •  Pandangan kabur

    • Rasa sakit di mata

    • Terjadi penumpukan deposit di mata

    • Mata merah atau pembengkakan di kelopak mata

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar