Sukses

Badan Kurus Kolesterol Tinggi

13 Mar 2015, 15:01 WIB
Wanita, 30 tahun.

dok, tetangga saya orgnya kurus tp kok kolesterolnya tinggi. trus selain jaga pola makan & olahraga, cara apa y bisa nurunin kolesterol ? obat herbal y beredar dipasaran aman ga ya dok? ktnya udah lulus bpom

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com.

Untuk menentukan kadar kolesterol harus dilakukan pemeriksaan darah, tidak dapat ditentukan lewat usia, BB dan TB. Seseorang yang muda dan bertubuh kurus mungkin saja memiliki kolesterol yang tinggi.

Kolestrol merupakan suatu substansi lemak yang berguna untuk mendukung fungsi sel serta produksi hormon. Seperti air dengan minyak, kolestrol di dalam darah tidak dapat bercampur hingga untuk transportnya kolestrol memerlukan “angkutan” yaitu LDL (low density lipoprotein - kolestrol jahat) dan HDL (high density lipoprotein - kolestrol baik). Terlalu banyak LDL dalam tubuh dapat menimbulkan komplikasi berupa plak pada jantung atau organ-organ lain. Trigliserid juga merupakan suatu jenis lemak dalam profil kolesterol Anda. 

Kolesterol yang tinggi disebabkan oleh konsumsi lemak yang tinggi. Hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengubah pola hidup: memakan makanan dengan zat gizi seimbang (jangan mengonsumsi lemak berlebihan), rajin berolah raga (disarankan minimal 3x/minggu), banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Kurangi makanan fast food/ junk food/ gorengan. Bila perlu, dapat diberikan obat kolesterol dan lemak. Contoh obat penurun kolesterol adalah simvastatin, atorvastatin, dan robuvastatin. Contoh obat penyerap lemak adalah orlistat. Namun pemakaian keduanya harus dengan pemantauan dokter karena tentunya memiliki efek samping dan bila pemakaian tidak terkontrol maka akan memberikan efek yang tidak diharapkan.

Makanan yang tinggi akan kolesetrol terutama makanan yang mengandung saturated fat seperti makanan siap saji (seperti chicken nugget, burger, sosis) serta jenis-jenis daging, susu, mentega, roti, hati,  beberapa jenis seafood seperti udang, kepiting, oyster, cumi-cumi dan kerang.

Makanan rendah kolesterol diantaranya:

  • Ikan, unggas (ayam, bebek) tanpa kulit, dan potongan daging yang tidak mengandung lemak. Makanan dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus lebih baik dari pada digoreng

  • Hindari makanan jadi seperti sosis, bacon, salami. Batasi jenis makanan jerohan seperti hati, ginjal, otak

  • Gunakan susu, keju, yogurt rendah lemak. Gunakan margarin yang rendah lemak dibandingkan mentega.  Batasi kuning telur, putih telur dapat dimakan bebas

  • Makan sayuran dan buah potong (jangan dijus) serta bahan makanan yang terbuat dari gandum seperti oatmeal, roti gandum

  • Makanan seperti bawang mentah, salmon, almond, minyak zaitun, alpokat dianjurkan

  • Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C (pepaya, anggur, jeruk, brokoli) dan vitamin E (gandum, almond, kacang tanah)

Orang yang berbadan kurus belum tentu memiliki kadar kolesterol yang normal. 

Terkait pertanyaan Anda mengenai obat herbal, perlu diingat pada prinsipnya setiap pengobatan yang diberikan harus dibuktikan melalui proses uji klinis. Kedokteran berdasarkan bukti (evidence-based medicine) ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan cara kerja yang efektif dengan menggunakan metode ilmiah serta informasi sains global yang modern.

Begitupun dengan obat tradisional. Agar setara dengan obat modern, obat tradisional harus melalui berbagai tingkatan uji klinis. Tingkat herbal yang saat ini telah diakui oleh ilmu kedokteran modern adalah yang telah melalui tiga uji penting, yaitu uji praklinik (uji khasiat dan toksisitas), uji teknologi farmasi untuk menentukan identitas atau bahan berkhasiat secara seksama hingga dapat dibuat produk yang terstandardisasi, serta uji klinis kepada pasien. Agar setara dengan obat modern, obat tradisional harus melewati berbagai proses tersebut. Apabila telah lulus uji klinis, obat herbal tersebut kemudian disebut fitofarmaka yang layak diresepkan oleh dokter dan dapat beredar di pusat pelayanan kesehatan.Bagaimana dengan produk yang anda maksud?apakah produk tersebut telah melalui semua tahapan tersebut?dan apakah khasiat yang diklaim oleh produk tersebut adalah hasil penelitian dan langkah-langkah diatas ataukah hanya sekedar pengakuan/testimoni pemakai/penjual tanpa dapat menunjukan produk tersebut telah melalui rangkaian proses(uji pra-klinis,uji teknologi farmasi,uji klinis) yang kami jelaskan diatas?dsb

Bagaimanapun, pengobatan tersebut sebaiknya diberikan setelah melalui pertimbangan-pertimbangan mengenai data pasien dan hasil pemeriksaan fisis yang memadai, mengingat fungsi tubuh yang berbeda setiap individu.Sebenarnya prinsip obat tradisional tidak jauh berbeda dengan obat modern. Apabila tidak digunakan secara tepat juga dapat mendatangkan efek buruk, sehingga tidak benar pernyataan yang beredar di masyarakat bahwa obat tradisional sama sekali tidak memiliki efek samping. Dan perlu diketahui bahwa tidak semua herbal memiliki khasiat dan aman untuk dikonsumsi, sehingga kembali lagi kepada para konsumen agar lebih teliti dalam memilih obat tradisional yang digunakan.

Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat berkonsultasi dengan dokter jika keluhan dirasakan sangat mengganggu. 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar