Sukses

Cedera Punggung Bawah Pasca Mengangkat Beban

18 Mar 2015, 18:16 WIB
Pria, 24 tahun.

Dok' dua minggu yg lalu saya mengalami cedera punggung bawah d karenakan menggangkat beban, saya sudah ke dokter & dokter mengambil darah & merongen (X-Ray) punggung saya, tp setelah d cek' dokter mengatakan baik semua, 3hari ini nyeri punggung saya sudah mulai menggurang tp setiap saya melakukan aktifitas saya sering pusing dan lemas dok & beberapa x saya cek tensi darah saya selalu tinggi 130s/d150 Menurut dok sakit saya ada hubungan dgn saraf atau yg laen dok?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Bila hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya kelainan, maka kemungkinan yang Anda alami adalah mialgia (nyeri otot) yang terjadi akibat cedera. Mialgia akan berkurang seiring jalannya waktu, yang terpenting adalah mengistirahatkan otot yang cedera. Penggunaan kompres es akan mempercepat penyembuhan. 

Sedangkan kondisi lemas dan pusing merupakan gejala yang tidak khas dan dapat terjadi akibat berbagai macam faktor. Berikut adalah beberapa penyebab kenapa badan kita terasa lemas berkelanjutan:

1. Asupan makanan

Bila asupan makanan yang kita konsumsi jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan tubuh, maka kemungkinan besar kita akan jatuh dalam keadaan gula rendah (hipoglikemia) dan akibatnya tubuh lemas dan tidak bertenaga untuk beraktivitas.

2. Jumlah istirahat

Kurang tidur menjadi salah satu penyebab kelelahan yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang. Istirahat adalah waktu bagi sel-sel tubuh untuk beregenerasi dan pemulihan kembali tenaga untuk beraktivitas.

3.  Olahraga

Dengan rutin berolahraga, maka kapasitas pengantaran oksigen (delivery oxygen) jantung akan meningkat, dengan begitu efisiensi pendistribusian oksigen akan meningkat. Bila oksigen dapat diantarkan keseluruh tubuh dengan efisien, maka sel-sel tubuh akan memperoleh energi untuk melakukan aktivitasnya. Sebaliknya, bila tidak rutin berolahraga, maka kapasitas pengantaran oksigen tidak maksimal dan tubuh cepat lelah serta tidak fit.

4. Anemia

Kondisi ini merupakan penyebab kelelahan yang paling sering terjadi. Anemia adalah kondisi rendahnya nilai hemoglobin darah yang dimiliki oleh seseorang. Ditandai dengan badan lemas, mudah lelah dan mengantuk, terlihat pucat, serta kurang berkonsentrasi. Bila Anda mengalami hal ini, sebaiknya harus dipastikan dengan pemeriksaan darah. Penyebab kondisi ini misalnya perdarahan dalam jumlah besar (menstruasi berlebihan, sering BAB hitam atau muntah darah), kekurangan zat besi, kelainan produksi darah, dll.

5. Gangguan Tiroid

Kelebihan dan kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan kelelahan. Anda dapat dengan mudah menyingkirkan penyakit ini dengan pemeriksaan darah. Kelenjar tiroid berbentuk kupu-kupu dan terletak di bagian bawah leher. Fungsi dari kelenjar ini adalah untuk memproduksi hormon tiroksin. Selain itu kelenjar tiroid bertugas mengontrol tubuh dalam produksi hormon dan pembakaran energi yang akan membantu mengatur detak jantung, tekanan darah, serta suhu tubuh.

Mengingat berbagai macam penyebab yang bisa mendasari timbulnya kelelahan yang berkelanjutan, maka kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter agar penyebab pasti dapat ditegakkan dan Anda memperoleh tatalaksana yang sesuai.

Untuk tekanan darah, bila telah melebihi 140/ 90 mmHg maka sebaiknya Anda mulai mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Gejala lemas dan pusing biasanya terkait dengan tekanan darah yang telah begitu tinggi (lebih dari 160 mmHg). Penyebab lemas dan pusing Anda kemungkinan satu dari beberapa faktor di atas. Kami sarankan agar Anda bisa memperbaiki faktor-faktor yang mampu dirubah terlebih dahulu (asupan makanan, istirahat, olahraga).

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar