Sukses

Belum Haid 2 Bulan

23 Feb 2016, 09:46 WIB
Wanita, 32 tahun.

Dok, siklus mens saya teratur 28 hari, saya terakhir HB 20 januari sperma dibuang diluar, tgl 1 feb saya mens hanya sedikit selama 4 hari, sudah tes urin di dokter hasil negatif, seminggu kemudian testpack negatif, lewat seminggu testpack lagi tetap negatif, tapi sampe tgl 13 maret ini saya blom dpt mens, sempat keputihan sedikit, apa saya hamil? Mengingat HB sudah hampir 2bln yang lalu dan sperma dibuang diluar vagina.. Terima kasih perhatiannya dok..

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Silakan klik next untuk melanjutkan.

Belum Haid 2 Bulan

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda adalah belum mendapatkan haid selama 3 bulan. Dalam dunia medis, tidak mendapat haid selama 3 bulan disebut dengan amenore.

Amenorea adalah keadaaan tidak terjadinya menstruasi pada seorang wanita.  Hal tersebut normal terjadi pada masa sebelum pubertas, kehamilan dan menyusui, dan setelah menopause.

Siklus menstruasi normal meliputi interaksi antara kompleks  hipotalamus-hipofisi-aksis indung telur serta organ reproduksi yang sehat.

Amenorea sendiri terbagi dua, yaitu:

1. Amenorea primer

Amenorea primer adalah keadaan tidak terjadinya menstruasi pada wanita usia 16 tahun. Amenorea primer terjadi pada 0.1 – 2.5% wanita usia reproduksi

2. Amenorea sekunder

Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea ), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa. Angka kejadian berkisar antara 1 – 5%

Yang Anda alami nampaknya adalah amenore sekunder. 

Penyebab terbanyak dari amenorea sekunder adalah kehamilan. Setelah kehamilan, menyusui, dan penggunaan metode kontrasepsi disingkirkan, maka penyebab lainnya adalah:

  • Stress dan depresi

  • Nutrisi yang kurang, penurunan berat badan berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas

  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis

  • Gangguan indung telur

  • Obat-obatan

  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik langsung, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti pemeriksaan USG perut. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan segera sehingga dapat segera diketahui penyebabnya dan segera mendapat penanganan yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar