Sukses

Tulang Belakang Anak Bengkok

13 Mar 2015, 09:15 WIB
Pria, 30 tahun.

Salam dok, Anak sy umur 12 bln. Tulang blkg bag bwh agk bengkok ke blkg. Normalkah? Bgmn solusinya? Trmksh

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kemungkinan anak Anda menderita skoliosis. Skoliosis merupakan suatu kelainan bentuk tulang belakang, yang mana tulang belakang membengkok ke samping sehingga membentuk huruf ‘C’ ataupun ‘S’. Biasanya dapat terlihat pada bagian pinggul atau bahu yang tinggi sebelah dan tidak simetris.

Skoliosis dapat timbul tanpa diketahui penyebabnya atau disebut skoliosis idiopatik dan dapat juga disertai penyebab seperti trauma ataupun kesalahan kebiasaan posisi duduk atau bahkan kebiasaan tidur saat masih kecil.

Skoliosis biasanya menimbulkan nyeri pada penderitanya, terutama jika penderita kelelahan, terlalu lama duduk atau berdiri, dan mengangkat beban berat. Hal ini dikarenakan beban yang ditumpu oleh tulang belakang tidak seimbang sehingga lokasi tulang belakang tersebut bengkok akan terasa nyeri.

Penanganan skoliosis dapat dilakukan dengan 3 cara.

1. Pengamatan Langsung

Pengamatan langsung yang dilakukan dimaksudkan untuk mengontrol derajat dari kelengkungan tulang apakah bertambah setiap tahunnya. Biasanya dilakukan oleh penderita skoliosis dengan derajat ringan.

2. Menggunakan Penyangga

Untuk penggunaan penyangga, paling efektif dilakukan sejak usia dini hingga usia pubertas karena dimaksudkan saat masa pertumbuhan tulang si anak, dicegah supaya bengkoknya tulang tidak progresif.

3. Operasi

Sedangkan untuk tindakan operasi biasanya dilakukan terhadap pasien-pasien dengan derajat kelengkungan lebih dari 40 derajat karena biasanya semakin besar derajat kelengkungan tulang belakang seseorang, akan semakin banyak pula keluhan-keluhan yang dirasakan, seperti nyeri hebat ataupun sesak napas.

Untuk tatalaksana lebih lanjut, kami sarankan Anda agar berkonsultasi kepada dokter spesialis orthopedi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar