Sukses

Pirau Katup untuk Hidrosefalus

12 Mar 2015, 08:08 WIB
Pria, 0 tahun.

pagi dok .. kenalkan saya madan .. begini dok .. saya punya anak bayi umur 3bulan .. setelah check up k dokter terdekat, ternyata anak saya menderita hidrosefalus .. bagaimana dengan efek samping pirau katup ? apakah bisa sembuh total anak saya dok ? atau selama umur anak saya masih pakai selang itu ? makasih sebelum nya dok :)

 

Bapak/saudara yang terhormat, 

 

Terima kasih karena telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Kami memahami kekhawatiran Anda dan turut prihatin dengan kondisi yang dialami buah hati Anda.

 

Hidrosefalus berasal dari bahasa yunani yang terdiri atas kata “hydro” yang berarti air dan “cephalus” yang berarti kepala. Dengan demikian hidrocephalus(hidrosefalus) berarti kondisi dimana cairan terakumulasi berlebihan di dalam otak. 

 

Prosedur pembedahan yang umum dilakukan adalah dengan menggunakan shunt (pirau katup) yang mengalirkan cairan otak ke rongga perut untuk kemudian diserap ke dalam pembuluh darah.

 

Hal ini dilakukan untuk mengurangi tekanan intrakranial atau tekanan di rongga kepala. Setiap tindakan memang memiliki komplikasi masing-masing, komplikasi dari shunt adalah:

  • infeksi

  • malfungsi shunt yang mengakibatkan under-drainage atau over-drainage dari CSF

  • perdarahan

 


Gambar 1. Ventriculoperitoneal Shunt yang mengalirkan cairan otak dari rongga otak menuju rongga perut.

 

Seperti halnya prosedur pembedahan lain, selesai pembedahan dokter akan memonitor frekuensi nadi, frekuensi pernapasan, tekanan darah, suhu, tanda vital dan status neurologis pasien. Analgetik (pereda nyeri) dapat diberikan untuk meredakan nyerinya disertai pemberian antibiotik dan cairan intravena. Sebagai tambahan, dapat dilakukan terapi fisik untuk membantu pasien mencapai kemampuan motoriknya seperti sebelum dilakukan pembedahan. Dan beberapa hari setelah pembedahan perlu dilakukan pemeriksaan CT scan untuk melihat posisi shunt dan perkembangan hidrosefalusnya. Prosedur untuk melepas shunt kemudian akan dilakukan berdasarkan dari kondisi kesehatan dan perkembangan anak Anda. Untuk itu, Anda perlu mengunjungi dokter untuk kontrol secara teratur.

 

Semoga penjelasan kami dapat diterima dengan baik. Salam kami untuk buah hati dan seluruh keluarga Anda.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga membantu. (JF)

 

 

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar