Sukses

Ingin Memiliki Anak Kembar

11 Mar 2015, 15:11 WIB
Wanita, 33 tahun.

Udh 14 bln g pake kb tp blm hml2.. & kepingin punya anak kembar

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. Bagaimana dengan frekuensi Anda dan suami melakukan hubungan seksual? 

Untuk mendapatkan keturunan, anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (28 hari), waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Untuk mengetahui masa subur, perlu diketahui siklus menstruasi selama 3-6 bulan terakhir. Siklus menstruasi diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya.Untuk menghitung masa subur, dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir,misalkan pola menstruasi seseorang dari Januari hingga April adalah 31 hari, 28 hari, 33 hari. Kemudian dibuat rata-ratanya. Karena rata-ratanya menghasilkan 31 hari, maka masa suburnya (ovulasi) akan terjadi pada 15-16 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya. 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan suami dapat segera dianugerahi buah hati.

Kehamilan kembar adalah kehamilan dengan 2 janin atau lebih.Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya kehamilan kembar, yaitu :

  1. Bangsa-bangsa Afrika memiliki frekuensi kehamilan kembar lebih tinggi dari kulit putih
  2. Keturunan  (keturunan kembar dari pihak bapak tidak meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar)
  3. Umur : semakin tinggi umur semakin tinggi frekuensinya (> 35 tahun), setelah umur 40 tahun frekuensi kehamilan kembar menurun lagi
  4. Paritas (angka kehamilan) ibu : frekuensi kehamilan kembar meningkat sesuai dengan paritas ibu
  5. Waktu : kemungkinan kehamilan kembar meningkat sesaat setelah penghentian kontrasepsi pil
  6. Terapi infertilitas : baik menggunakan obat peningkat kesuburan ataupun In Vitro Fertilization (bayi tabung). Obat-obatan dapat merangsang indung telur untuk mengeluarkan telur lebih dari satu yang dapat dibuahi pada waktu yang sama. IVF adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam rahim untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. Sekitar 25-30% kehamilan dari IVF adalah kembar, 5% triplet (kembar 3), dan <1% adalah kuadriplet (kembar 4) atau lebih

Kehamilan kembar dengan metode bayi tabung lebih besar kemungkinannya dibandingkan secara alami (dengan riwayat keturunan). Obat kesuburan dapat digunakan namun tidak ada jaminan keberhasilan atau kemungkinan berhasilnya kecil. Kemungkinan terbesar untuk mendapatkan bayi kembar adalah menggunakan metode In Vitro Fertilization atau bayi tabung.

Anda dapat berkonsultasi ke Klinik-klinik kesuburan yang terdapat di rumah sakit besar dengan dokter spesialis kebidanan.

Kami sertakan artikel yang sekiranya bermanfaat bagi Anda:

Merencanakan Kehamilan

 

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar