Sukses

Varikokel dan Kesuburan

10 Mar 2015, 22:24 WIB
Wanita, 25 tahun.

pada umur 20th saya difonis dokter akademi AURI mempunyai farikokle dan dokter menyarankan untuk segera operasi karen berdampak pada keturunan, sampai skrg saya belom operasi karena salah satu faktornya ekonomi_ apakah terhambatnya operasi tersebut bisa berdampak resiko tidak punya keturunan?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Varicocele (Varikokel) adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar) yang memperdarahi testis. Aliran darah di vena diatur dengan katup 1 arah yang mencegah aliran darah kembali. Fungsi katup yang terganggu atau penekanan pada  pembuluh darah vena dapat menyebabkan pelebaran dari vena yang berujung terhadap pembentukan varikokel.

Penyebab dari varikokel ini diantaranya idiopatik dimana disebabkan karena fungsi katup vena yang tidak bekerja sempurna. Varikokel umumnya terjadi pada 15-20% pria dan penyebab gangguan kesuburan pada 40% pria. Penyebab lain adalah varikokel sekunder yang disebabkan oleh penekanan pada vena yang umumnya terjadi akibat keganasan di rongga panggul / perut. Umumnya terjadi pada pria di atas usia 40 tahun.

Pada pemeriksaan fisik dapat  terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing.

Umumnya operasi varikokel diperlukan apabila:
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan

Hingga saat ini belum terdapat obat-obatan yang terbukti mampu mengatasi varikokel. Namun, selain pembedahan dapat dilakukan tindakan minimal invasif berupa embolisasi varikokel dengan memasukkan kateter atau selang kecil ke pembuluh darah vena di bawah bimbingan x-ray. Kemudian akan ditempatkan semacam cincin, balon, atau obat yang ditempatkan pada daerah vena spermatika untuk menghambat aliran darah ke vena di bawahnya. 

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis urologi dan mendiskusikan pilihan-pilihan yang paling sesuai untuk Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar