Sukses

Mengatasi Ketombe & Kutu Rambut

10 Mar 2015, 16:18 WIB
Wanita, 21 tahun.

dok, bagaimana caranya menghilangkan ketombe dan kutu rambut, sudah mencoba berbagai merk shampo tapi tdk ada hasilnya. trimakasi

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Ketombe merupakan salah satu masalah rambut yang sering dikeluhkan setelah rambut rontok. Dalam dunia kedokteran, ketombe dikenal sebagai dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik tidak hanya mengenai rambut, namun dapat juga mengenai area tubuh yang memiliki kadar sebum (minyak) tinggi lainnya seperti telinga, wajah, dada, dan lipatan kulit seperti ketiak.  

Seboroik yang menyerang kulit kepala bermanifestasi sebagai ketombe yang tebal, putih, dan terlokalisasi. Kulit kepala juga bisa terasa gatal dan kemerahan. Sedangkan pada wajah, biasanya berwarna merah kecoklatan, kering, terutama di daerah sekitar alis dan lipatan hidung.

Seboroik merupakan suatu reaksi peradangan yang berkaitan dengan proliferasi kulit normal yang disebabkan oleh jamur Pityrosposrum ovale. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu:

Ketombe bukanlah penyakit menular dan akan menyebabkan kerontokan rambut jika tidak segera diobati.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya;

  • Shampo anti ketombe

Gunakan shampoo anti ketombe yang memiliki kandungan ketokonazol, selenium sulfida, zinc pyrithione, coal tar, asam salisilat, atau resorsin. Kulit kepala dikeramasi 2-3 kali seminggu selama minimal 1 bulan. Saat keramas, diiamkan dahulu selama minimal 5 menit, kemudian bilas.

  • Obat topikal (oles)

Pada kasus peradangan yang lebih berat dapat diberikan obat topical (oles) berupa krim kortikosteroid 2,5%, krim ketokonazol 2%, atau krim pragmatar. Jika peradangan sangat berat dan sulit diobati dapat ditambah kortikosteroid atau ketokonazoloral.

  • Menghindari faktor pencetus

Dalam hal ini jika kulit kurang terjaga kebersihannya, maka sebaiknya mulai membiasakan untuk keramas dengan lebih rutin. Jika terbiasa menggunakan helm atau penutup kepala untuk berkendara atau beraktivitas, maka mulai harus memperhatikan juga kebersihan helm dan penutup kepala tersebut,

  • Konsultasi ke dokter

Jika ketombe Anda tidak hilang setelah beberapa minggu pengobatan, kulit kepala menjadi bengkak/kemerahan, rambut rontok, muncul ketombe di bagian tubuh lain, segera konsultasikan ke dokter. Anda mungkin membutuhkan resep shampo anti ketombe yang lebih kuat, obat anti jamut, atau krim kortikosteroid.

Kutu Rambut 

Serangan kutu rambut atau dalam dunia kedokteran disebut Pedikulosis kapitis adalah infeksi dan infestasi kulit kepala dan rambut manusia yang disebabkan oleh kutu kepala Pediculus humanus var capitis. Penularan melalui kontak langsung dengan agen penyebab (misalnya, Kontak fisik erat dengan kepala penderita seperti tidur bersama atau Kontak melalui benda perantara yang terinfestasi, misalnya pemakaian bersama aksesori kepala, sisir, dan bantal juga dapat menyebabkan kutu menular.
Gejala yang paling sering timbul adalah gatal di kepala akibat reaksi hipersensitivitas terhadap air liur kutu saat makan maupun terhadap kotoran kutu. Namun bisa juga tanpa gejala.
Dalam penatalaksanaannya sebaiknya rambut pasien dipotong sependek mungkin, kemudian disisir dengan menggunakan sisir serit, menjaga kebersihan kulit kepala dan menghindari kontak erat dengan kepala penderita. Pengobatan topikal merupakan terapi terbaik, yaitu dengan pedikulosid/pembasmi tungau dengan salah satu pengobatan di bawah ini:

·Malathion 0.5% atau 1% dalam bentuk losio atau spray, dibiarkan 1 malam.

·Permetrin 1% dalam bentuk krim, dibiarkan dalam 2 jam

·Gameksan 1%, dibiarkan dalam 12 jam.

Pedikulosid sebaiknya tidak digunakan pada anak usia kurang dari 2 tahun. Cara penggunaan: rambut dicuci dengan shampo, kemudian dioleskan losio/krim dan ditutup dengan kain. Setelah menunggu sesuai waktu yang ditentukan, rambut dicuci kembali lalu disisir dengan sisir serit.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar