Sukses

Anak Kurus dan Terkena Flek Paru

31 Oct 2015, 16:30 WIB
Wanita, 30 tahun.

Anak laki-laki saya (2tahun2bulan) beberapa bulan belakangan ini berat badannya tidak naik-naik hanya 10kg terus (dulu berat lahirnya 2.05kg dengan kondisi sehat dan cukup bulan). Saya sudah konsultasi ke dokter SpA dan anak saya dinyatakan flek paru dengan dilihat dari hasil rontgennya. Yg ingin saya tanyakan, apakah ada terapi khusus bagi penderita flek paru (selain minum obat rutin selama 6bulan) dan hal apa saja yg harus dihindari serta apakah ada pantangan makanan/minuman bagi penderita flek paru. Terima kasih untuk jawabannya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis yang bersifat sistemik, yang dapat bermanifestasi pada hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer.

Mengenai pengobatan TB, memang membutuhkan ketekunan dari pasien untuk mengkonsumsi obat anti TB dan kontrol ke dokter. Oleh karena itu sebaiknya anak anda tetap mengkonsumsi obat TB yang telah diresepkan dokter, daan segera kontrol sebelum obat anak anda habis. Dengan demikian dokter dapat mengetahui perjalan penyakit anak anda dan bila dokter melihat anak anda masih membutuhkan pengobatan TB maka dokter dapat memberikan obat TB lagi sehingga tidak terjadi putus obat. Pengobatan memakan waktu lama (sekitar 6 bulan hingga satu tahun, tergantung kondisi masing-masing penderita). Penyakit ini dapat disembuhkan asalkan menjalani pengobatan secara teratur. Pengobatan harus sampai dinyatakan selesai oleh dokter, jangan sampai putus di tengah jalan karena dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius pada organ tubuh lainnya, bahkan hingga kematian.

Tentunya, selain menjalani pengobatan anak Anda harus dijauhkan dari orang-orang dewasa di sekitarnya yang dicurigai mengalami penyakit TBC paru untuk mencegah penularan kembali kuman TBC tersebut.

Selain itu selama pengobatan nutrisi anak harus terjaga dengan baik. Mengingat kuman TBC sendiri dapat 'mencuri' nutrisi tubuh sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan Anak.

Ketika sembuh nanti, gejala hilangnya nafsu makan, berat badan berkuang, dan gejala lain akan menghilang dengan sendirinya. Diharapkan berat badan anak akan berangsur naik.

Namun, bila tak kunjung ada perbaikan pada status gizi anak, maka perlu dilakukan evaluasi lebiih lanjut untuk mencari kemunggkinan penyebab lain yang mendasarinya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar