Sukses

Pusing Apabila Berdiri Lama Dan Berjalan

29 Oct 2015, 22:54 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya mau bertanya. Kakek saya satu bulan yang lalu terkena gejala DBD kata dokter ny trombosit kakek saya turun jadi 120.000 dan kakek saya dirawat di RS selama dua hari. Kakek saya umurnya 75tahun. Setelah dia keluar dari RS dan samapi sekarang kakek saya masih mengeluh pusing apabila berdiri lama dan berjalan. Menurut keluarga saya kekurangan darah. Tetapi kakek saya sudah mengkonsumsi jus jambu biji,sayur bayam, hati,daging merah dan banyak minum air putih . Tetapi kenapa kakek saya masih tetap merasakan pusing tiba-tiba saat berdiri. Apakah ini disebabkan karena gejala DBD kemarin? Bagaimana dok memgatasi pusing tiba-tiba itu? Terimaksih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluaarga.

Idealnya diperlukan beberapa pemeriksaan untuk dapat menegakkan diagnosis pada kasus kakek Anda, namun kami menduga kakek Anda mungkin mengalami suatu keadaan yang disebut dengan hipotensi orthostatik, dimana terjadi penurunan tekanan darah secara tiba-tiba ketika mengalami perubahan posisi menjadi berdiri.  Keadaan ini biasanya berlangsung sementara. Penyebabnya bermacam, yaitu:

  • anemia
  • dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
  • cuci darah
  • obat-obatan penenang dan beberapa obat jantung
  • panas, demam

Tekanan darah seseorang dengan orthostatik biasanya menurun pada perubahan posisi menjadi berdiri, makanan, infeksi, peningkatan frekuensi napas, udara panas, dan mengangkat benda berat.

Selain itu, terdapat beberapa keadaan yang dapat menyebabkan keadaan ini, tersering adalah positional vertigo (BPPV).

Diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan hal ini. Bila benar kakek Anda menderita hipotensi orthostatik, maka beberapa hal yang dapat kakek Anda lakukan saat ini adalah:

  1. memeriksa tekanan darah berkala, bandingkan saat berbaring dan berdiri, juga saat Anda mengalami  keluhan.
  2. hentikan konsumsi obat-obatan yang dapat menurunkan tekanan darah bila ada. Diskusikan hal ini dengan dokter Anda terlebih dahulu.
  3. konsumsi garam sekitar 10 gm/hari secara hati-hati! Konsumsi berlebihan justru dapat menyebabkan  tekanan darah tinggi.
  4. elevasi kepala saat tidur sekitar 15-20 derajat (4-6 inchi). Coba untuk tidak selalu berbaring di tempat  tidur.
  5. makan sedikit tapi sering (karena makan dapat menurunkan tekanan darah)
  6. hindari perubahan posisi menjadi berdiri secara tiba-tiba, terutama setelah makan.
  7. hindari panas berlebih.
  8.  latihan orthostatik, terutama dalam pengawasan tenaga terlatih.

Bila setelah melakukan hal di atas, keluhan masih dirasa mengganggu, segera kunjungi dokter spesialis saraf untuk konsultasi. Terapi dini dan sesuai tentu akan mendatangkan hasil yang lebih optimal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar