Sukses

Terapi Mioma Uteri

29 Oct 2015, 23:08 WIB
Wanita, 20 tahun.

Ass, siang dok. Sy mau tanya dulu sy pernah telat dtg bulan terhitung hanya telat 10 hari-an lalu sy di beri obat namanya gastrul untuk peluruh katanya, stlh sy minum selang dua jam keluar darah banyak gumpalan besar sampai panjang gtu sy panik stlh itu sy periksa usg ke dktr kandungan katanya ada myom 3cm namun sy tdk cerita sblumnya yg sy telat dtg bulan dokter lgsung diagnosa myom sj. Yg sy mau tanya ini sisa gumpalan krna telat dtg bulan atau memang myom dok ? Dan kalau sisa darah krna telat dtg bulan apakah dampaknya dok apa harus sy kuret? Dan kalau myom apa harus dikuret juga ? Tdk ada cara lain utk meluruhkan agar dirahim sy tdk ada benjolan/daging lbh lg ? Sy blm pernah mengandung

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Secara definisi mioma uteri adalah tumor jinak pada daerah otot rahim dan jaringan sekitarnya. Dari pemeriksaan USG, dapat telihat adanya tumor ini didalam rahim.

Penyebab pasti mioma uteri belum dapat diketahui dengan pasti, tetapi diduga ada peran hormon estrogen disamping faktor keturunan. Mioma uteri memiliki kecenderungan untuk membesar ketika hamil dan mengecil ketika menopause berkaitan dengan produksi hormon estrogen tersebut. Bahkan terdapat penelitian yang menemukan jumlah reseptor estrogen lebih banyak pada otot rahim yang berubah menjadi mioma dibandingkan otot rahim normal.

Tumor ini paling sering ditemukan pada wanita umur 35 – 45 tahun (kurang lebih 25%) dan jarang pada wanita 20 tahun dan wanita post menopause. Namun apabila pertumbuhan mioma semakin membesar setelah menopause maka pertumbuhan mioma ke arah keganasan harus dipikirkan.

Keluhan yang dirasakan sangat bervariasi bergantung pada lokasi, besar mioma, serta perubahan-perubahan yang terjadi pada organ sekitarnya. Diantara keluhan yang dapat ditemukan antara lain adalah: menstruasi dalam jumlah banyak/perdarahan abnormal, perut terasa penuh dan membesar, nyeri panggul yang berkepanjangan, bila mioma menekan kandung kemih yang terletak di bawah rahim akan menyebabkan gangguan kemih, bila menekan bagian terbawah usus besar akan terjadi gangguan buang air besar, bila hamil dapat terjadi keguguran spontan, kelainan posisi bayi, dan yang cukup menakutkan adalah gangguan kesuburan.

Mioma yang berukuran kecil dan tidak menimbulkan keluhan hanya perlu dipantau setiap 6-8 minggu untuk menilai pembesarannya. Apabila pertumbuhannya stabil, maka akan dipantau setiap 3-6 bulan, pengecilan tumor sementara menggunakan obat-obatan GnRH analog. Terapi pembedahan dilakukan bila tumor membesar, timbul gejala penekanan, nyeri panggul, dan perdarahan terus-menerus.

Terapi pembedahan yang dipilih bergantung pada usia pasien (produktif/tidak), kondisi pasien (perdarahan, nyeri panggul, penekanan) dan keinginannya untuk memiliki anak lagi. Namun bila tumor terlalu besar atau luas (seperti usia kehamilan > 12 minggu), terkadang tetap perlu dilakukan pengangkatan rahim. Bagaimanapun, kekambuhan masih dapat terjadi pada 20-25% kasus dan 2/3-nya memerlukan pembedahan kembali.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar