Sukses

Nyeri Perut Kiri Bawah

09 Mar 2015, 16:53 WIB
Wanita, 20 tahun.

Slamat malam dok saya amelia 20tahun..punya keluhan perut sebelah kiri bawah sering terasa nyeri kadang setelah buang air kecil. Dulu saya pernah infeksi waktu buang air sedikit2 tapi sering dan agak pink. Sekarang sakit perut nya sudah tidak.sering kambuh tapi saya telat haid 1 bulan.. padahal tidak melakukan hububgan seks Setelah periksa ke dokter saya diberi rujukan k lab untuk tes urine,hcg dan usg abdomen..yg saya tanyakan hcg nya itu nanti bisa mendeteksi apa ya..kira2 mana dulu yg saya dahulukan soalnya kalau langsung semuanya biaya terlalu mahal Terimakasih sebelumnya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. 

Begitu banyak penyebab yang dapat menimbulkan keluhan nyeri perut kiri bawah. Posisi perut di kiri bawah terdiri dari kulit, otot, jaringan lemak dan penunjang, usus besar ataupun organ kewanitaan. Salah satu gangguan dari organ diatas dapat menyebabkan keluhan nyeri perut kiri bawah. Apabila nyeri tersebut berasal dari nyeri lain, misal: asalnya nyeri pinggang kiri yang menjalar ke perut kiri, maka ada kemungkinan terdapat gangguan pada saluran kemih. Apabila disertai dengan gangguan BAB maka terdapat masalah pada sistem pencernaan misalkan dapat terjadi IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau Inflammatory Bowel Disease (IBD). Namun, penyakit ini baru dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (X-ray tanpa kontras atau dengan kontras). Selain itu juga, dapat juga terdapat masalah pada indung telur, misalkan kista indung telur.

Mengingat keterbatasan kami dalam melakukan pemeriksaan fisik, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesalis penyakit dalam untuk wawancara medis yang mendetil untuk informasi lengkap dan pemeriksaan fisik untuk menunjang diagnosis. Namun untuk sementara ada beberapa hal yang dapat Anda dapat coba lakukan :

  • Mengubah pola makan menjadi lebih sehat dengan makan tepat waktu dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, banyak konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur, makan teratur dan menghindari makanan pedas, asam, berlemak, dan minuman beralkohol
  • Konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)
  • Jagalah kebersihan daerah kemaluan

Hormon Chorionic Gonadotropin (hCG) merupakan indikator yang objektif dalam mendeteksi kehamilan. Jika tidak ada riwayat hubungan seksual sebelumnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan USG abdomen dan tes urin terlebih dahulu.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar