Sukses

Seputar Peradangan Usus Buntu

09 Mar 2015, 14:19 WIB
Wanita, 23 tahun.

Siang dok, mau tanya saya kemarin sempat periksa ke dokter, dan diagnosa awal saya terkena usus buntu. Dan disarankan untuk USG. Namun saya belum USG, rasa sakit pada perut bawah kanan saya hilang dalam 2 hari setelah saya periksa, namun sakit tsb muncul lagi dok, dan dari awal saya merasakan sakit tidak disertasi adanya demam, hanya saja saya selalu menggigil kedinginan dan kadang keluar keringat dingin. Apakah bisa masuk ke usus buntu jika saya tidak demam dok ? untuk gejala usus buntu yang lainnya ada pada saya, namun untuk demam sama sekali tidak saya rasakan, dan apakah kalau usus buntu itu nyeri yang diperut bisa datang dan pergi? soalnya saya kadang sakit, dan sembuh lagi, tapi jika sudah sakit lama sembuhnya. Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultsi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai peradangan usus buntu. Apendisitis merupakan penyakit peradangan pada usus buntu atau apendiks, masyarakat sering hanya menyebut usus buntu jika mengalami gejala nyeri di perut kanan bawah. Perlu diketahui bahwa usus buntu (umbai cacing) adalah sebuah organ yang bentuknya menyerupai cacing, dan merupakan perpanjangan dari sekum (bagian dari usus besar). Panjang dari usus buntu biasanya sekitar 8-10 cm namun dapat bervariasi dari 2 hingga 20 cm.

Apendisitis (radang usus buntu) merupakan sebuah prosses peradangan yang terjadi pada lapisan dalam dari apendiks (usus buntu), yang menyebar hingga ke area disekitarnya. Peradangan pada daerah ini menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa dan dapat menyebabkan kematian jika terlambat mencari pertolongan.

Nyeri pada peradangan usus buntu memang dapat hilang dan timbul. Peradangan yang terjadi dapat pulih sendiri bila daya tahan tubuh penderita dalam kondisi baik. Hasil pemulihan peradangan di umbai cacing tersebut akan menimbulkan perlengketan ke jaringan di sekitarnya dan apabila daya tahan tubuh Anda sedang turun maka peradangan dapat terjadi lagi dan akan timbul gejala akibat dari peradangan dan perlengketan tersebut,

Gejala yang harus diwaspadai sebagai gejala dari usus buntu di antaranya adalah:

  • Timbul demam
  • Adanya nyeri perut yang diawali di daerah pusat kemudian akan berpindah ke daerah perut kanan bawah
  • Timbul rasa mual, muntah, dan dapat terjadi peningkatan jumlah sel darah putih dari hasil pemeriksaan darah.

Akibat peradangan pada umbai cacing tersebut akan terjadi penumpukan nanah di dalamnya, dan apabila nanah tersebut tidak segera dikeluarkan dan peradangan terus terjadi, lama kelamaan dapat timbul lubang pada umbai cacing tersebut dan nanah yang terkumpul di dalamnya dapat menyebar ke seluruh rongga perut sehingga dapat menyebabkan infeksi di seluruh rongga perut yang disebut peritonitis.

Untuk menegakkan diagnosis usus buntu diperlukan wawancara medis pemeriksaan fisik langsung oleh seorang dokter, dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksan darah atau USG. Oleh karena itu kami sarankan Anda intuk segera melakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah atau USG agar diagnosa dapat segera ditegakkan dan terapi optimal dapat segera dilakukan.

 

Berikut kami sertakan artikel yang dapat Anda baca : 

Usus Buntu - Apendisitis

Rahasia Kecil Si Usus Buntu

Seluk Beluk Sakit Usus Buntu

Fakta Mitos Usus Buntu

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar