Sukses

Efek Samping Onani dan Cara Memperbesar Penis

06 Mar 2015, 08:56 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok dulu kan aku sering onani apa pengaruh sama mr.p,, mr.p saya ukurannya kecil apa udah gak bisa tambah besar??? Mohon solusi dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan dengan frekuensi yang sangat sering.

Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis, di mana timbul pikiran terus-menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. Layaknya hal lain, sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik.

Seseorang dengan kebiasaan terlalu sering masturbasi dapat mengalami:

  • Perubahan pola tidur

  • Stres & depresi

  • Ansietas (kecemasan/panik)

  • Lemas

  • Kurangnya konsentrasi

  • Dan pada akhirnya dapat juga menyebabkan disfungsi ereksi dan impotensi (karena faktor-faktor psikologis tersebut).

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan:

  • Berolahraga

  • Melakukan hobi

  • Berpuasa

  • Beribadah, dan kegiatan positif lainnya.

Tidak ada yang efektif sebagai cara memperbesar penis, termasuk tindakan memijat penis. Meskipun, memang satu-satunya cara memperbesar penis adalah melalui operasi, namun pembesaran penis dengan cara operasi tersebut ternyata juga tidak efektif. Produk-produk yang memberi janji dapat memperbesar kemaluan justru dapat "merusak" kemaluan itu sendiri. Banyak produk yang ditawarkan dengan janji bahwa produk tersebut dapat memperbesar penis. Namun tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung penggunaan metode-metode non-operatif untuk memperbesar penis, dan secara medis tidak dianjurkan pembesaran penis dengan cara operasi hanya untuk alasan kosmetik. Sedangkan metode-metode yang ditawarkan justru dapat "merusak" penis dan beberapa menyebabkan impotensi. Karena itu, sebaiknya berpikir matang-matang sebelum mencoba produk apapun yang katanya dapat memperbesar penis. Bukannya mendapatkan hasil yang diinginkan, malahan mendapatkan efek samping menjadi impoten.

Panjang penis yang normal adalah 7,6 - 10,2 cm (saat lemas) dan 12,7 - 17,8 cm (saat ereksi). Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis). Jika ukuran penis Anda masih ada dalam kisaran ukuran tersebut maka tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Berikut kami sertakan pula artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

7 Mitos Masturbasi Pria

Does Size Matter?

Memperbesar Ukuran Penis: Amankah?

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar