Sukses

Informasi Menu Makanan bagi Penderita Stroke

07 Mar 2015, 15:22 WIB
Wanita, 22 tahun.

Selamat Sore, Papa saya berusia 53 tahun, sudah 1 bulan terkena stroke bagian tubuh sebelah kanan karena penyumbatan pembuluh darah di otak akibat darah dan kolestrol tinggi. Saat ini dirawat di rumah. Mohon bantu informasi Menu makanan seperti apa ? Buah apa? Sayur apa ? Susu apa ? yang cocok untuk membantu pemulihan papa saya. Terima kasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Stroke adalah penyakit yang yang terjadi akibat kematian jaringan otak karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke bagian otak yang terkena. Adapun pembuluh darah yang sering terkena adalah pembuluh darah otak bagian tengah pada salah satu sisi tubuh yang memperdarahi bagian otak yang mengatur aktivitas motorik anggota gerak, sehingga kelemahan sisi tubuh merupakan salah satu gejala yang khas ditemukan pada penderita stroke. 

Stroke dapat terjadi akibat sumbatan (iskemik) maupun perdarahan (hemoragik). Dan hampir 70% kasus stroke akibat perdarahan terjadi pada penderita tekanan darah tinggi. Terlepas dari jenis stroke yang ayah Anda alami, terdapat beberapa faktor risiko dari serangan stroke, yaitu tekanan darah tinggi, diabetes melitus, dan kadar kolesterol tinggi. Karena itu, diet atau pengaturan pola makan sangat penting dilakukan  untuk mengontrol tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah (jika memang ada diabetes melitus). 

Kadar garam yang tinggi menyebabkan cairan tertahan di dalam pembuluh darah sehingga tekanan darah pun lebih tinggi. Karena itu, dalam upaya pencegahan atau pengontrolan tekanan darah tinggi, perlu diterapkan pola makan rendah garam. Yang dimaksud dengan mengurangi garam disini bukanlah semua jenis garam namun pembatasan jumlah garam NaCl dalam makanan. Sumber natrium/sodium yang utama adalah natrium klorida (garam dapur), penyedap masakan (monosodium glutamat = MSG), dan sodium karbonat. Konsumsi garam dapur (mengandung iodium) yang dianjurkan tidak lebih dari 6 gram per hari atau setara dengan satu sendok teh.

Beberapa tips makan makanan rendah garam:

  • Hindari memasak dengan garam atau menambahkan garam pada makanan.

  • Hindari makanan yang tersedia dalam bentuk kalengan serta makanan-makanan kudapan (snack), mie rebus.

  • Roti yang dimakan sebaiknya berupa roti gandum, bukan roti putih. Dalam makan roti hindari penggunaan margarin dan keju. Sereal pun sebaiknya dihindari.

  • Jika memang mau makan makanan sediaan kaleng, bilas dulu makanan tersebut untuk mengurangi kadar sodiumnya.

  • Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran. Minum jus buah setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan mengurangi risiko terjadinya stroke.

  • Memilih makanan yang tinggi karbohidrat atau banyak tepung dan serat seperti gandum.

  • Minum susu yang rendah lemak.

  • Gunakan minyak yang mengandung lemak tak jenuh

  • Konsumsi ayam tanpa kulit, ikan baik ikan laut ataupun ikan air tawar(tapi bukan ikan asin), putih telur sebagai pengganti daging, jerohan (otak, babat) dan kuning telur. (daging maksimal 3x/minggu, telur maksimal 3 butir/minggu)

  • Kurangi makanan yang banyak mengandung gula seperti es krim, cokelat, soft drink, gula-gula

  • Kurangi memasak dengan cara menggoreng. Perbanyak makanan rebus, kukus, memanggang, menumis dengan minyak lemak tak jenuh, dan membakar

Sedangkan untuk mempertahankan kadar kolesterol yang rendah, pola makan rendah kolesterol pun sebaiknya dilakukan. Diet rendah kolesterol bukan berarti sama sekali menghilangkan kolesterol dalam asupan makanan sehari-hari, karena kolesterol juga masih dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan senyawa-senyawa yang memiliki inti sterol seperti vitamin D, hormon-hormon anabolik, dan empedu. Sebaliknya, penurunan kolesterol justru terjadi pada pelaku diet moderat, namun kaya serat.

Syarat-syarat diet adalah:

  1. Rendah kolesterol, jangan terlalu banyak makan telur dalam seminggu.

  2. Rendah kalori

  3. Hindari konsumsi lemak jenuh: Lemak hewani: daging sapi, kambing, babi, susu full cream atau susu murni, jerohan, mentega, keju. Lemak nabati: minyak kacang, minyak kelapa sawit, minyak cokelat

  4. Makan dalam porsi sedikit namun sering

 

Berikut ini kami sertakan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda dan ayah Anda:

Inilah Makanan Pencegah Stroke & Penyakit Jantung

Kenali Gejala Stroke Sebelum Terlambat

5 Gejala Stroke

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat dan semoga ayah Anda lekas pulih. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar