Sukses

Benjolan di Ketiak

04 Mar 2015, 12:11 WIB
Wanita, 24 tahun.

dok saya mau tanya... dibawah ketiak saya ada benjolan, kalo di pencet agak sakit/ngilu... kenapa ya dok... mohon infonya... thanks before...

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Penyebab benjolan di ketiak dapat bermacam-macam, penyebab paling sering di antaranya adalah pembesaran kelenjar getah bening (KGB), infeksi sekitar akar rambut (fokulilitis atau furunkel), maupun radang kelenjar keringat (hidradenitis supurativa).

Sebelumnya ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan. Apakah benjolan tersebut tersebut menyebabkan demam? Apakah benjolan tersebut seperti bisul/jerawat? Apakah sebelumnya ada luka di tempat yang sama akibat mencukur bulu ketiak, pemakaian deodoran? Apakah Anda banyak berkeringat? Adakah riwayat batuk lama sebelumnya?Apakah berat badan dan napsu makan Anda menurun?Apakah Anda mengalami keringat malam?

Apabila sebelum adanya bisul/jerawat ini memang ada luka di tempat yang sama meski kecil, banyak berkeringat, tidak ada riwayat batuk lama sebelumnya, tidak ada penurunan berat badan dan napsu makan, tidak ada keringat malam, maka kemungkinan Anda mengalami Hidradenitis. 

Hidradenitis merupakan infeksi kelenjar keringat yang biasanya disebabkan oleh bakteri staphylococcus. Infeksi ini biasanya mengenai usia sesudah akil balik sampai dewasa muda. Sering didahului oleh luka kecil yang dipicu oleh keadaan banyak keringat, pemakaian deodoran, dan menggunting bulu ketiak.  Apabila didiamkan dapat menjadi bisul yang besar (abses) dan memecah.

Pada kondisi seperti Anda, penanganannya adalah dilakukan kompres terbuka apabila bisul sudah pecah. Caranya dengan menggunakan kain kasa yang tidak terlalu tebal sebanyak 3 lapis. Balutan jangan terlalu tebal, tidak perlu steril, dan jangan menggunakan kapas karena lekat dan menghambat penguapan. Kasa dicelup ke dalam cairan PK (permanganas kalikus) untuk kompres yang dapat Anda beli di apotek, kemudian diperas,dibalutkan dan didiamkan. Biasanya dapat dilakukan 2x sehari selama 3 jam. Balutan jangan terlalu basah dan jangan kering. Namun apabila telah terbentuk bisul yang besar (abses) harus dilakukan penyayatan pada abses untuk mengeluarkan nanah. Selain itu dapat diberikan krim antibiotik dan antibiotik minum.

Kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter umum atau dokter spesialis kulit kelamin agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung dan ditatalaksana secara optimal. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar