Sukses

Telinga Berdengung

03 Mar 2015, 11:11 WIB
Wanita, 34 tahun.

Dokter, sudah satu minggu ini telinga saya berdengung dan sudah konsultasi ke dokter puskesmas katanya akibat flu,jd hanya diberi obat flu saja, tp setelah flu hilang dengungan pada telinga saya masih belum hilang dan sangat mengganggu aktifitas saya sebagai guru. Obat apa yg dapat saya konsumsi agar dapat mengurangi dengungan ini, terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. 

Kami memahami Kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan bunyi pada telinga dalam dunia kedokteran dikenal dengan nama tinnitus. Tinnitus berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lainnya  yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal. tinnitus bukanlah penyakit namun gejala, dan sebaiknya segera dicari penyebabnya.

Terdapat dua jenis tinnitus, yaitu yang subjektif dan objektif. tinnitus subjektif berarti tinnitus yang hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. tinnitus ini juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak. Sedangkan yang objektif adalah bunyi yang dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. tinnitus jenis ini jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinnitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinnitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (MP3 player, pengeras suara), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Tinnitus juga sering disertai dengan keluhan lain seperti nyeri, rasa penuh dalam telinga, dan sebagainya. Adapun faktor yang menyebabkan tinnitus antara lain:

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga,
  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah,
  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam),
  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinnitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinnitus pada satu sisi telinga saja)
  • Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinnitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinnitus objektif)
  • Stress dan depresi. Diagnosis ini merupakan diagnosis yang sangat umum jika  tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinnitus lain tidak dapat diidentifikasi.

Prinsip pengobatan tinnitus adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk mencari penyebab tinnitus melalui wawancara medis lengkap, pemeriksaan bagian-bagian telinga Anda, dan diagnostik lainnya agar Anda memperoleh penanganan optimal. Sementara itu, sebaiknya Anda menghindari pajanan suara keras, menghindari hal yang sering mencetus kan tinnitus seperti kopi, teh, cola, rokok, dan garam sampai Anda mendapat pengobatan sesuai.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar