Sukses

Nyeri Penis saat BAK

03 Mar 2015, 11:31 WIB
Pria, 24 tahun.

Saya ingin tanya dokter. Saat buang air kecil penis saya terasa sakit dan dalam keadaan normal (tidak ereksi) penis mengeluarkan sedikit cairan bening (Seperti mazi) setiap saat. Kenapa ya dokter.? Apakah karena masturbasi.? Tetapi penis saya masih ereksi normal seperti biasanya. Terima kasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. 

Nyeri ketika BAK pada umumnya disebabkan oleh adanya infeksi pada saluran kemih atau terdapat peradangan pada saluran kemih. Sejak kapan keluhan tersebut dirasakan? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan seperti anyang-anyangan? Nyeri BAK disertai kencing berwarna kemerahan selain infeksi saluran kemih bisa juga disebabkan oleh batu saluran kemih.

Cairan keluar dari penis dapat terjadi secara normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.

Secara patologis, cairan keluar saat tidak ada rangsangan seksual. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya. 

Kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut agar mengetahui penyebab dari nyeri BAK yang Anda rasakan. Jika perlu dilakukan pemeriksaan urinalisis. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab dari nyeri BAK yang Anda alami.

Apabila benar terdapat infeksi saluran kemih, maka dokter akan memberikan pengobatan antibiotik, serta mengevaluasi penyebab dasarnya untuk mencegah kekambuhan, apakah karena kurang minum, sering menahan kemih, infeksi kemaluan, batu saluran kemih, dsb. Adapun yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai tindakan pencegahan adalah:

  • Konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)

  • Hindarilah kebiasaan menahan kemih

  • Jagalah kebersihan daerah kemaluan

  • Hindari perilaku seksual tidak sehat, seperti berhubungan bebas. Berhubungan seksual secara bebas dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan infeksi daerah kemaluan, diantaranya gonorea, sifilis, bahkan HIV AIDS.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar