Sukses

Luka Sulit Sembuh, Diabetes?

02 Mar 2015, 16:54 WIB
Pria, 24 tahun.

dok saya mau tanya,, ibu saya usia 50 sudah hampir seminggu ada luka kaya semacam bisul ber nanah di sekitar engkel kaki apakah itu termasuk penyakit diabetes karna pas cek gula kata nya 400,, untuk penanganan pengobatannya gimana dok apakah sangat berbahaya,,, mohon informasinya

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Saudara yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Luka yang sulit sembuh memang dapat menjadi komplikasi diabetes atau gula darah yang tinggi (tidak terkontrol). Apakah ibu Anda memiliki gejala-gejala diabetes yang klasik? Untuk mendiagnosa diabetes ada beberapa kriteria, misalnya 

  • Gejala 3 P --> Polidipsi (byk minum), poliuri (banyak pipis) dan polifagi (byk makan) + dengan penurunan berat badan namun juga harus dilakukan pemeriksaan gula darah (pemeriksaan laboratorium). 
  • Atau tidak ada gejala namun hasil lab menunjukkan kondisi diabetes. 

Untuk itu, bila anda merasa khawatir kami menyarankan agar nenek anda melakukan pemeriksaan gula darah, seperti: 

  • Gula darah sewaktu 
  • Gula darah puasa ( 8 jam  puasa)
  • Gula darah 2 jam setelah makan
  • HbA 1C
Diagnosis diabetes melitus hanya dapat ditegakkan setelah terbukti dengan pemeriksaan gula darah. Kadar gula darah yang jelas mengindikasikan diabetes adalah yang berada dalam kisaran > 200 mg/dl untuk kadar gula darah sewaktu (GDS) atau >=126 mg/dl untuk kadar gula darah puasa (GDP). dan juga perlu diperiksa Kadar gula darah saat 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram (2 jam post prandial/2jamPP). Bila kadarnya >=200 mg/dl maka dapat dipastikan ibu Anda menderita diabetes.

Sebaiknya ibu Anda, segera mengkonsumsi obat penurun gula darah. Kadar gula 400 mg/dl adalah kadar gula yang tinggi, dan dapat semakin meningkat apabila tidak dikontrol. Gula darah yang sangat tinggi dan tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi diabetes. Anda dapat menghubungi dokter spesialis penyakit dalam untuk menangani masalah ini lebih lanjut. Selain konsumsi obat, terdapat 5 pilar pengaturan diabetes.  

5 Pilar Diabetes, yaitu:

  1. Edukasi berkelanjutan: mengikuti penyuluhan, seminar awam yang berhubungan diabetes dan komplikasinya
  2. Melakukan perencanaan makan dengan 3J (Jadwal makan, Jenis Makan, Jumlah Kalori)
  3. Melakukan aktivitas fisik/olahraga teratur (FITT: Frequency, Intensity, Time, Type)
  4. Memeriksa kadar gula darah & konsultasi medis ( Cek gula darah sewaktu, gula darah puasa, dan HbA1c)
  5. Intervensi dengan medikasi lewat obat diabetes secara oral maupun suntik insulin

Secara singkat dapat disimpulkan 3 hal utama pengaturan makan untuk pasien diabetes, yaitu

  • Jadwal makan: makan teratur 3 kali makan besar dan 3 kali makan kecil (6 kali sehari)
  • Jenis makanan: pilih makanan sehat dengan serat, protein nabati, lemak baik, karbohidrat kompleks
  • Jumlah kalori: asupan makanan sesuai kebutuhan kalori per hari. (45-65% karbohidrat, 15-20% protein, <30% lemak, vitamin, mineral, serat) dalam jumlah yang cukup. 

Untuk menghitung jumlah kebutuhan kalori ibu Anda dapat menggunakan fitur kalkulator kalori pada website Klikdokter.com. Berikut cara mudah menghitung komposisi makanan yang dianjurkan:

  • Karbohidrat: satu genggam buah dan satu genggam sumber karbohidrat lain, seperti nasi, kentang
  • Protein: sebesar telapak tangan dan dengan ketebalan jari kelingking
  • Sayuran: 2 telapak tangan sayuran, seperti: selada, kubis, tomat
  • Lemak: seukuran ibu jari

Jenis karbohidrat yang dianjurkan adalah karbohidrat dengan indeks glikemik rendah. Berikut contoh makanan dari tiap golongan indeks glikemik.

Klasifikasi Indeks Glikemik

  • Low GI (GI ≤ 55): Oatmeal, roti gandum, macaroni, Diabetasol, Jeruk, Apel)
  • Medium GI (55 < GI < 70): Kue-kue bolu, bihun, pizza, nanas, mangga
  • High GI (GI ≥ 70): Nasi, mie, lemper, perkedel kentang, bakwan, kentang goreng, corn flakes, semangka

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar