Sukses

Kadar Kreatinin Untuk Cuci Darah

03 Mar 2015, 12:10 WIB
Wanita, 30 tahun.

Batas tertinggi angka kreatin seseorang hingga hrs cuci darah

Terima kasih atas pertanyaan Anda 

Kreatinin merupakan salah satu paramteter untuk mengetahui fungsi dari ginjal. Kreatinin dihasilkan dari protein makananan dan metabolisme otot-otot di dalam tubuh. Nilai normal kreatinin di dalam darah adalah 0.5 – 1.5 (mg/dl). Untuk menentukan apakah seseorang harus cuci darah tidak hanya dilihat dari parameter kreatinin saja, namun harus dilihat kadar ureum dan Laju Filtrasi Glomerolus.

Kadar kreatinin yang melebihi 10 mg/dl sudah disarankan untuk melakukan cuci darah karena ginjal sudah tidak dapat bekerja dengan maksimal sehingga dibutuhkan tindakan hemodialisia.

Hemodialisa adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih oleh para penderita GGT. Pada prinsipnya terapi hemodialisa adalah untuk menggantikan kerja dari ginjal yaitu menyaring dan membuang sisa – sisa metabolisme dan kelebihan cairan, membantu menyeimbangkan unsur kimiawi dalam tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. Bahasa awam hemodialisa adalah cuci darah. Gangguan ginjal atau gagal ginjal kronik tahap akhir atau tahap 5 (sudah dilakukan cuci darah), berarti kedua ginjal tidak mampu lagi berfungsi sempurna yang mengakibatkan tumpukan hasil sisa metabolisme di dalam tubuh yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Untuk mengetahui derajat dari kerusakan ginjal diperlukan pedoman dari hasil lab yaitu melihat dari creatinin dan ureum baru kita dapat menghitung LFG (laju filtrasi glomerulus).

Gagal ginjal kronik terbagi menjadi 5 Stadium yang dibagi berdasarkan Laju Filtrasi Glomerolus.

  • * Stadium 1 (Kerusakan ginjal dengan LFG normal (90 atau lebih)).
  • * Stadium 2 (Kerusakan ginjal dengan penurunan ringan pada LFG (60-89)).
  • * Stadium 3 (Penurunan lanjut pada LFG (30-59)).
  • * Stadium 4 (Penurunan berat pada LFG (15-29)).
  • * Stadium 5. (Gagal ginjal terminal (LFG dibawah 15)). Saat ginjal kita tidak bekerja cukup untuk menahan kehidupan kita, kita akan membutuhkan tindakan cuci darah atau pencangkokan ginjal sebagai terapi pengganti ginjal.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai informasi lebih lanjut Anda bisa berkonsultasi kepada dokter spesialis Urologi atau Penyakit Dalam. Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar