Sukses

Dispepsia, Gastritis, dan GERD

02 Mar 2015, 15:02 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dokter apakah perbedaan antara dispepsia, GERD dan gastritis baik dari gejala, penyebab, diagnosis dan patogenesisnya

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna yang terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit radang lambung / gastritis (kelebihan asam lambung yang mengiritasi permukaan dinding lambung) atau ulkus lambung (timbulnya luka pada dinding lambung akibat asam lambung berlebih). Jika asam lambung naik ke kerongkongan (refluks) maka disebut GERD (Gastro-esophageal reflux disease).

Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya. GERD yang berlangsung dalam jangka waktu lama dan tidak diobati berpotensi menimbulkan radang kerongkongan (esofagitis) yang menjadi penyakit Barrett Esofagus, yang dapat berubah menjadi kanker esofagus.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar