Sukses

Jerawat pada Masa Pubertas

02 Mar 2015, 10:01 WIB
Wanita, 17 tahun.

dok aku mau nanya, kan aku bru masuk usia 17 tahun nih tapi kok wajah aku timbul jerawat kecil-kecil di bagian pipi padahal sebelumnya kau gk pernah jerawatan dan aku gk pernah makai apa-apa dok. apakah jerawat itu sementara atau akan tumbuh terus menerus dok? aku jdi gk percaya diri. makasih dok.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Masa pubertas adalah masa di mana produksi hormon, seperti testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria dan wanita meningkat. Hormon inilah yang memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi minyak kulit secara berlebihan. Berbicara tentang angka, perubahan hormon ini bisa terjadi pada remaja hingga dewasa muda, dari usia 12 sampai dengan 24 tahun.

Berikut adalah penyebab jerawat selain hormonal yang patut Anda ketahui:

  • Stress
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Keturunan dari orangtua
  • Bakteri di pori-pori kulit.

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan hal berikut ini :

  • Rajin mencuci muka minimal 2x sehari dengan sabun yang tidak banyak menghasilkan busa
  • Diet rendah lemak dan karbohidrat
  • Hidup teratur, sehat, olahraga 3x/minggu minimal 30 menit
  • HIndari stress
  • Gunakan kosmetik secukupnya, hindari kosmetik berbahan dasar minyak (foundation, BB cream, bedak padat)
  • Hindari hal yang dapat memacu kelenjar minyak: alkohol, makanan pedas, rokok
  • Hindari polusi udara
  • Hindari pemencetan jerawat karena dapat memperberat erupsi

Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum. 

Obat yang dapat digunakan adalah retinoic acid, benzoil peroksida, dan antibiotik topikal/oles. Untuk jerawat di daerah punggung dapat menggunakan lotion yang mengandung sulfur. Semua obat tersebut dapat menimbulkan iritasi dan efek samping lainnya, sehingga penggunaanya harus berada di bawah pengawasan dokter.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar