Sukses

Pemeriksaan Medis Untuk Gagal Jantung

30 Sep 2015, 12:08 WIB
Wanita, 41 tahun.

Siang dok..sktr 3minggu yg lalu sy tiba2 sesak nafas hebat dan dirawat di sbuah RS slma 4hr..sy didiagnosa awal kemungkinan CHF, Dispepsia/GERD dan Psikomatis tetapi pas diagnosa akhir dispepsia dan psikomatis..sy jg di ronstsen hasilnya elongasi norman <50persen...yang ingin sy tanyakan cek apa yg akurat untuk mengetahui apa sy terkena CHF atau tidak slama ini memang sy sering skt dada kiri, jantung berdebar dan cepet merasa lelah...trima ksh dok.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda terhadap kemungkinan penyakit yang Anda miliki. Gagal jantung merupakan penyakit yang umum ditemui.

Terdapat banyak penyebab gagal jantung. Dalam kasus anda, congestive heart failure (CHF) adalah kegagalan jantung akibat adanya hambatan dalam pembuluh darah yang menyebabkan beban jantung untuk memompa bertambah sehingga jantung membesar dan bila terjadi dalam kurun waktu lama, dapat menyebabkan kegagalan fungsinya, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Hal inilah yang akan menyebabkan berbagai keluhan pada pasien gagal jantung.

Pasien dengan gagal jantung umumnya mengeluh cepat lelah.Pada kasus gagal jantung tahap awal, maka kelelahan yang terjadi masih minimal. Namun seiring semakin berat keadaan gagal jantung pasien, maka keluhan mudah lelah juga akan semakin berat. Umumnya pasien mengeluh lelah hanya dengan melakukan aktivitas sehari-hari yang seharusnya tidak melelahkan. Bahkan pada keadaan gagal jantung tahap akhir, pasien tidak dapat melakukan aktivitas fisik sehari-hari.

Sesak napas juga merupakan gejala yang umum ditemui pada pasien gagal jantung.Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa pada pasien dengan gagal jantung terjadi kegagalan dalam memompa darah. Hal ini akan menyebabkan akumulasi di ruang jantung dan pada akhirnya akan berbalik ke aliran darah paru. Hal inilah yang akan menyebabkan keluhan sesak nafas pada pasien. Pasien menjadi mudah lelah dan mengeluh sesak, khususnya jika sedang beraktivitas.

Pasien dengan gagal jantung lebih memilih untuk tidur dengan dua-tiga buah bantal kepala. Jika pasien tidur dengan satu bantal atau telentang, keluhan sesak napas lebih sering timbul. Pasien gangguan jantung memang akan lebih mudah bernapas jika tidur dengan posisi bantal meninggi menopang tubuh dengan posisi setengah duduk. Jika demikian, sudah saatnya untuk melakukan pemeriksaan berkala kondisi jantung ke dokter lebih lanjut secara tertib. Tubuh dengan kondisi gangguan jantung umumnya diikuti oleh keadaan menurunnya kemampuan memompa darah. Bahkan dalam beberapa kasus, pemompaan darah acapkali telah gagal. Akibat dari kegagalan memompa darah, maka sirkulasi peredaran darah ikut terganggu, selanjutnya yang akan terjadi adalah penumpukan cairan pada berbagai bagian tubuh, misalnya di bagian kaki dan perut. Kondisi ini akan menyebabkan pasien terlihat mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh.

Sebagai langkah penegakkan diagnosis gagal jantung, diperlukan informasi mengenau gejala Dan tanda yang dialami penderita, diikuti dengan pemeriksaan fisik Dan serangkaian pemeriksaan medis lainya (EKG, Echocardiogram, Foto rontgen jantung, dll). Untuk dapat melakukan pemeriksaan Ini, kami sarankan agar Anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan doktr yang sebelumnya telah menangani anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar