Sukses

Cara Menghilangkan Noda di Wajah

27 Feb 2015, 14:43 WIB
Wanita, 26 tahun.

cara menghilangkan noda di wajah agar wajah bisa lebih bersih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada keadaan ringan, bekas kehitaman dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas kehitaman atau menggunakan scrub, sebuah produk yang memiliki fungsi untuk mempercepat proses regenerasi kulit dan meluruhkan sel mati penyebab kulit kering dan atau kusam. Scrub digolongkan menjadi 2 bagian besar, mengandung butiran dan tidak mengandung butiran. Mengingat proses alami pergantian kulit terjadi selama 14-21 hari, kami sarankan Anda untuk tidak menggunakan produk ini lebih dari satu kali setiap 2 minggu agar lapisan pelindung kulit tidak terkikis.

Selain itu, bekas kehitaman juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat, dan apabila masih ada tanda-tanda peradangan seperti yang Anda alami biasanya akan ditambahkan krim anti radang yang diresepkan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas kehitaman yaitu prosedur chemical peeling dan atau mikrodermabrasi. Rangkaian prosedur tersebut (krim malam, chemical peeling, dan mikrodermabrasi) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. Jangan lupa menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB yang dapat memperburuk kondisi.

Noda hitam diwajah atau biasa disebut sebagai hiperpigmentasi memang agak sulit hilang, terkadang dapat memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Untuk itu dibutuhkan keasabaran dalam menghadapinya.

Untuk memastikan kondisi kulit dan pilihan terapi terbaik, kami sarankan Anda untuk konsul dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas kehitaman, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis krim, cairan kimia dan tindakan dengan konsentrasi / kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan, semoga informasi ini bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar