Sukses

Mengatasi Sering Masuk Angin

13 Mar 2015, 11:42 WIB
Pria, 30 tahun.

Dear Dokter, Saya pria usia 30 tahun dengan berat badan 90 Kg dan bekerja kantoran, saya mau tanya..sudah sekitar 5 tahunan ini saya sering masuk anginan disertai migrain sepulang kerja. apakah hal ini ada hubungannya dengan berat badan saya yg terlalu gemuk/faktor stres kerjaan/ada hubungannya dengan kolesterol yah dok..? trus apa yg seharusnya perlu saya lakuin dan apa ada pola makan apa yg perlu saya hindari juga..?? mohon untuk saran dan pencerahannya, atas perhatiannya terima kasih.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Bagaimana dengan pola makan dan istirahat Anda, apakah sudah teratur? Apakah pekerjaan Anda mengharuskan Anda berada di ruangan/luar ruangan? Serta harus duduk lama di depan layar komputer? Penyebab keluhan yang Anda rasakan sangatlah banyak. Migrain atau sakit kepala dapat berkaitan dengan gangguan penglihatan, stress, kolesterol tinggi, infeksi virus, kelainan saraf, dehidrasi, dan sebagainya. 

Kemudian mengenai masuk angin. Masuk angin sebenarnya tidak ada dalam istilah medis. Keluhan yang dikatakan sebagai 'masuk angin' tersebut dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti infeksi virus, aktivitas tubuh yang kurang atau berlebihan, maupun dispepsia atau gangguan pencernaan. Keluhan masuk angin sudah menjadi terminasi yang umum diutarakan oleh sebagian besar masyarakat kita. Namun ternyata tidak semua orang memiliki pengertian yang sama jika mengatakan 'masuk angin'. Ada yang mengutarakan 'masuk angin' jika merasa perut kembung, mual, sering bersendawa, hingga menyebabkan muntah. Jika keluhan tersebut yang dirasakan oleh Anda, maka penjelasan medis yang dapat dipakai adalah sindrom dispepsia.

Sedangkan untuk pengobatannya sangat tergantung dengan penyebab. Jika memang berkaitan dengan sindrom dispepsia, Anda dapat mengonsumsi obat penurun asam lambung seperti antasid untuk meredakan gejala. Namun karena keluhan sudah Anda alami dalam waktu lama (5 tahun), tetap membutuhkan pemeriksaan langsung oleh dokter umum setempat untuk pengobatan yang lebih tepat.

Jadwal kerja dan rutinitas yang padat juga membuat kita sering kali melewatkan waktu makan, istirahat, dan olahraga secara teratur. Padahal, makan dengan teratur serta kandungan gizi yang seimbang sangat membantu kita menjadi lebih prima.

Sebagai langkah awal, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  1. Sarapan. Ini adalah satu kegiatan yang paling penting sebelum memulai aktivitas di pagi hari. Makanan yang kita makan dalam sarapan akan menjadi bahan bakar sehingga tubuh terhindar dari rasa lemas. Bahan bakar ini akan membantu kita untuk tetap tumbuh dan menjadi sumber tenaga sehingga kita bisa lebih berkonsentrasi. Awali hari Anda dengan konsumsi buah-buahan, roti gandum, susu rendah lemak, jus sayuran, atau makanan lainnya yang tersedia.

  2. Air Putih. Beberapa orang kerap melewatkan kesempatan untuk minum air putih padahal justru sangat berfungsi untuk pencernaan. Konsumsi air 2-3 Liter per hari. Selain manfaat untuk pencernaan, cairan yang cukup juga menghindarkan tubuh dari dehidrasi, melembabkan kulit, dan membantu tubuh mengeluarkan racun.

  3. Sayuran dan buah. Menjelang waktunya makan siang, terkadang kita melupakan yang namanya sayuran dan buah. Padahal menu wajib itu harus kita konsumsi setiap hari. Bagi yang tidak gemar makan sayuran, cobalah menu dalam kemasan yang lain tapi tetap terbuat dari sayuran, sehingga tidak mengurangi selera makan siang. Seperti, pizza sayuran, salad, lasagna bayam, gado-gado. Sedangkan untuk buah, cobalah biasakan membawa bekal buah di dalam tas sebagai cemilan pengganti keripik, cokelat dan lainnya. Jika tidak ingin repot, saat makan siang dapat menambahkan menu jus buah yang kaya akan vitamin.

  4. Olahraga. Pekerjaan yang menumpuk membuat kita lupa untuk berdiri dan meregangkan otot sejenak. Bahkan mata dibiarkan seharian berlama-lama di depan layar komputer. Usahakan tiap 30 menit sekali untuk berdiri dan rehat sebentar. Untuk memperbaiki posisi tempat duduk, meregangkan otot-otot yang tegang dan lainnya. Selain peregangan, sempatkan juga berolahraga seperti bersepeda, berlari, yoga, sepak bola, atau lainnya selama 40 menit sehari, minimal 3 kali seminggu. Hal ini baik untuk kesehatan jantung, meningkatkan fokus, serta mencapai berat badan ideal.

  5. Istirahat cukup. Tidur yang baik dan sehat adalah tidur yang cukup, yaitu sekitar 7 jam sehari. Bila merasa sulit tidur, lakukanlah kegiatan-kegiatan yang sealamiah mungkin, seperti mandi air hangat, meminum secangkir cokelat hangat, atau membaca bacaan-bacaan ringan dapat merilekskan pikiran dan tubuh anda sehingga lebih mudah untuk tertidur. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

  6. Medical check up rutin. Merujuk pada perhitungan Indeks Massa Tubuh, Anda termasuk pada kategori obesitas. Kami sarankan Anda memeriksakan kadar kolesterol, gula darah, dan pemeriksaan rutin lainnya di RS, klinik, atau lab yang memiliki fasilitas tersebut. Sehingga jika terdapat hasil lab yang tidak normal dapat segera dideteksi dan ditangani sejak dini.

Berikut kami sertakan artikel untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar