Sukses

Mengatasi Keputihan

26 Feb 2015, 14:34 WIB
Wanita, 27 tahun.

Siang dokter, saya seorang ibu, usia anak saya 13 bulan sekarang. yang saya tanyakan, sejak melahirkan anak saya melalui SC, saya sering mengalami keputihan yang kental dan berwarna kecoklatan dan sangat banyak. sampai bisa saya pegang dan tarik saat buang air kecil. apakah itu normal? biasanya hal itu disebabkan karna apa? apa ada hubungannya dengan bekas SC? terima kasih

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda saat ini adalah keputihan berwarna coklat serta banyak. Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai keputihan. 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Bagaimana dengan keputihan Anda? Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Keputihan jarang diakibatkan oleh operasi SC, karena operasi SC sendiri dilakukan di daerah abdomen (perut) bagian bawah. Sehingga tidak ada kaitannya dengan area vagina. Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas.

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi langsung ke  dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, juga dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi dan pengetahuan Anda :

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar