Sukses

Persiapan Kehamilan

25 Feb 2015, 10:13 WIB
Wanita, 24 tahun.

selamat pagi dok, saya ingin bertanya hal apa saja yang perlu di persiapkan untuk pasangan baru menikah ketika ingin melakukan hubungan suami istri

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Banyak yang harus dipersiapkan di dalam pernikahan, di dalam segi kesehatan yang dapat dilakukan adalah memeriksakan kesehatan masing-masing individu dengan pemeriksaan pra nikah. Hal ini tidak wajib dilakukan namun dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah.

Pemeriksaan pra nikah meliputi beberapa hal, diantaranya pemeriksaan darah rutin (HB, trombosit, analisa hemoglobin, leukosit), golongan darah dan Rhesus, kencing rutin (urinalisa), hepatitis terutama hepatitis B & C, dan gula darah. Jika seorang perempuan (Reshus negatif) menikah dengan laki-laki (Rhesus positif), bayi pertamanya memiliki kemungkinan untuk ber-Rhesus negatif atau positif. Jika bayi mempunyai Rhesus negatif, tidak ada masalah. Tetapi, jika ia ber-Rhesus positif, masalah mungkin timbul pada kehamilan berikutnya. Bila ternyata kehamilan yang kedua merupakan janin yang ber-Rhesus positif, kehamilan ini berbahaya. Karena antibodi antirhesus dari ibu dapat memasuki sel darah merah janin.

Pemeriksaan pra nikah juga bisa menghindari adanya penularan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual, seperti sifilis, gonorrhea, HIV, dan penyakit hepatitis.

Apabila wanita yang ingin segera memiliki anak, maka pemeriksaan dengan USG (Ultra Sonografi) bisa melihat apakah seorang perempuan menderita kista, mioma, atau tumor. Jika ada kelainan atau infeksi harus dibersihkan dulu karena bisa menganggu proses kehamilan. Selain itu, pap smear (jika seorang perempuan aktif secara seksual sebelum ini) dan status kekebalan terhadap penyakit (rubella, toksoplasma) perlu juga diperiksakan.

Untuk pria, ada satu lagi pemeriksaan kesehatan pra nikah yang bisa dilakukan, yaitu tes sperma atau sperma analisa (spermiogram). Namun pemeriksaan sperma ini bukan termasuk standar pemeriksaan rutin.
 

Persiapan Kehamilan

Yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. 

Perlu juga diperhatikan:

 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haidnya dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan hari pertama haid berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   

Kami sertakan artikel untuk menambah sumber : 

Medical Check-up Sebelum Nikah, Penting Gak Sih?

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar