Sukses

Prostat Sebabkan Berat Badan Turun?

01 Aug 2015, 23:33 WIB
Pria, 54 tahun.

benarkah pengidap penyakit prostat berat badannya menurun? Trims

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Prostat adalah kelenjar pada pria yang terletak mengelilingi leher dari kandung kemih bagian bawah dan di uretra (saluran kemih). Fungsi dari prostat adalah memproduksi cairan prostat yang merupakan cairan utama dari semen ketika pria ejakulasi. Ada 3 kondisi yang dapat terjadi pada prostat yaitu :

   1. Pembesaran prostat (BPH)
   2. Prostatitis (peradangan pada kelenjar prostat)
   3. Kanker prostat

Gangguan prostat ditandai dengan gejala obstruktif dan iritatif. Gejala obstruktif meliputi stream (gangguan pancaran aliran kencing), voiding (perlu mengedan ketika kencing), hesitency (jika sudah ingin merasa kencing, air kencing tidak dapat segera keluar), intermitency (air kencing terputus-putus), bladder emptying (tidak lampias), inkontinence (mengompol). Gejala iritatif ditandai dengan urgency ( tidak dapat menahan kencing), nocturia (jumlah kencing di malam hari meningkat), diuria (jumlah kencing di siang hari meningkat).

BPH (Benign Prostat Hiperplasia) merupakan pembesaran kelenjar prostat yang bersifat jinak, yang hanya timbul pada laki-laki yang biasanya pada usia pertengahan atau lanjut. Pada usia 40an, seorang pria mempunyai kemungkinan terkena BPH sebesar 25%. Menginjak usia 60-70 tahun, kemungkinannya menjadi 50%. Dan pada usia diatas 70 tahun, akan menjadi 90%. Benjolan Pada prostat hanya dapat dirasakan dengan Rectal Touche (Colok Dubur), atau dengan pemeriksaan USG. Sepanjang umurnya, prostat pria akan terus mengalami pembesaran dan pada beberapa pria, pembesaran tersebut terjadi hingga menyumbat saluran kencing. Hingga saat ini mekanisme pastinya belum ditemukan namun diduga karena perubahan keseimbangan hormon seiring dengan bertambahnya usia pria.

Jika telah terjadi pembesaran prostat pada pria maka penanganan yang dapat diberikan dokter adalah pemberian obat atau operasi. Obat diberikan jika gejala masih ringan dan pembesaran tidak terlalu besar, namun jika gejala sudah cukup parah, mengganggu kualitas hidup dan pembesaran prostat cukup besar maka dokter akan menganjurkan untuk operasi.

Kami sarankan sebaiknya periksakan keluhan Anda kepada dokter Spesialis Urologi agar dapat dievaluasi lebih lanjut mengenai keluhan yang Anda alami agar dapat segera diambil tindakan terhadap penyebabnya. Anda tidak perlu takut untuk menikah karena hal yang dialami Anda. Semakin cepat Anda berobat semakin cepat pula dapat ditangani. 

Apakah pembesaran prostat menyebabkan penurunan berat badan?

Pembesaran prostat jinak (BPH) tidak berhubungan dengan penurunan berat badan, namun jika pembsaran prostat nya disebabkan oleh kanker bisa menimbulkan gejala penurunan berat badan. Untuk diet, tidak ada diet yang spesifik untuk pembesaran prostat. Anda dapat mengkonsumsi apa saja asalkan sehat dan bergizi.

Berikut kami sertakan artikel mengenai Pembesaran Prostat:

PEMBESARAN PROSTAT

Risiko Kanker Prostat pada Pria.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat. 

 

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar