Sukses

Bayi Menderita Alergi Susu Sapi

15 Mar 2015, 05:52 WIB
Pria, 39 tahun.

Bayi sy mengalami alergi susu sapi disarankan dokter spesialis anak untuk minum susu nan ha tapi malah mengalami diare dan demam tinggi akhirnya diganti dgn susu Pregestimil keadaannya sdh membaik walau msh ada bintik-bintik dipipinya oleh dokter disarankan kembali untuk minum susu pepti junior beberapa jam stelah minum susu pepti junior bintik-bintik merah dipipi smakin banyak dan ada juga dimata sy stop dan sy berikan lagi susu Pregestimil yang sy mau tanyakan knp selama minum susu Pregestimil pup nya masih sering kluar dan cair sperti diare,bintik-bintik dipipi dan kulitnya blm hilang bagaimana cara mengobatinya,apa bisa susu pregestimil dicampur dgn sufor yang lain krn rasanya yang pahit aga sulit diminum bayi sy atau ada susu pengganti yang lain mohon saran dokter Ohya berat badan bayi sy 5,6kg usia 2bulan setengah terimakasih dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Alergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Alergi susu sapi sering dikacaukan dengan intoleransi laktosa oleh karena gejalanya yang serupa. Bagaimanapun, intoleransi laktosa dan alergi susu sapi tidak berhubungan. Alergi susu sapi merupakan reaksi alergi yang dipicu oleh sistem imun, sedangkan intoleransi laktosa adalah masalah yang disebabkan oleh sistem pencernaan. Alergi susu sapi adalah reaksi alergi sejati yang dapat dideteksi dengan tes darah dan/atau prosedur sederhana yang disebut uji cukit kulit.

Manifestasi klinis alergi protein susu sapi pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan, yaitu sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti udem laring (tersumbatnya saluran napas) dan syok anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut. Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah dan diare berkepanjangan. Gejala pada kulit berupa bercak-bercak kemerahan yang gatal. Sementara gejala pada saluran napas bisa didapatkan asma, batuk, dan bersin.

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Untuk beberapa kondisi medis tertentu, di mana penggunaan formula dianjurkan oleh tenaga kesehatan mengingat anak membutuhkan nutrisi dalam susu sapi untuk tumbuh kembangnya, penggunaan formula partially hydrolyzed and extensive hydrolyzed lebih disarankan, dibandingkan dengan penggunaan susu kedelai (soy) dalam penanganan alergi susu sapi. Formula partially hydrolyzed  (formula terhidrolisasi sebagian) umumnya digunakan untuk mencegah timbulnya gejala alergi pada anak yang memiliki resiko alergi karena factor keturunan, sedangkan formula extensive hydrolyzed (formula terhidrolisasi seluruhnya) umumnya diberikan kepada anak yang telah menunjukkan gejala alergi (manifestasi alergi). Perilaku mengganti susu dengan jenis yang benar menjadi suatu masalah. Kesalahan memutuskan pemilihan susu pada anak berdampak panjang di masa depan. Susu PHP merupakan jenis yang partially hydolyzed dan dapat dijadikan pilihan untuk anak Ibu..

Melihat usia si kecil yang baru 2 bulan memang sebaiknya si kecil diberikan ASI ekslusif terlebih dahulu hingga usia 6 bulan. Karena di bawah usia 6 bulan sistem pencernaan si kecil belum berkembang dengan sempurna.

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis anak yang menangani anak Anda, agar dapat dilakukan pemeriksaan dan diketahui kondisi terakhir anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar