Sukses

Trauma Pasca kematian Adik

18 Oct 2015, 15:29 WIB
Pria, 37 tahun.

Dok, beberapa lama setelah adik saya meninggal saya terkena depresi. Saya dihantui rasa bersalah. Yang paling membuat saya tersiksa adalah pikiran saya mulai menghujat tuhan. Dan pikiran buruk itu tidak bisa dihentikan atau dikendalikan sehingga menambah parah depresi saya. Bagaimana cara menghentikan pikiran menghujat tuhan itu, dok? Terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Sudah berapa lama Anda mengalami kondisi tersebut? apabila telah berlangsung hingga 3 bulan, maka kondisi yang Anda alami dapat mengarah kepada gangguan Psikiatri yaitu PTSD (Post Traumatic Stress Sindrom).

PTSD adalah Gangguan pada seseorang yang dialami dan berkembang setelah pengalaman, atau menyaksikan suatu kejadian yang mengancam jiwa, mencederai luka, atau ancaman terhadap integritas dari tubuh, biasanya diiringi dengan ketidakmampuan seseorang untuk beradaptasi.

Seseorang biasanya dihadapkan pada ketakutan, kepasrahan dan situasi yang menyeramkan. Individu ini biasanya dengan kemampuan adaptasi yang baik akan berusaha melupakan kejadian tersebut dan melanjutkan kehidupannya. Tetapi individu dengan kemampuan adaptasi yang kurang akan menghasilkan beberapa gejala seperti pendiam, kaku, perilaku menghindar, dan hasrat seksual yang tinggi. Beberapa gejala tadi bisa bervariasi dari ringan hingga parah sehingga mengganggu fungsinya di masyarakat.  Kelainan ini dapat bertahan hingga 3 bulan (akut) dan lebih dari 3 bulan (kronik).

Penegakkan diagnosis dan penatalaksanaan harus dilaksanakan sedini mungkin guna mencegah timbulnya komplikasi dan disabilitas fungsi penderita baik secara individu maupun sosial. Untuk itu, kami anjurkan anda mencari bantuan profesional dengan langsung berkonsultasi dengan dokter psikiatri terdekat.

Biasanya terapi obat-obatan diberikan untuk mengatasi gejala-gejala fisik yang menggangu, yang membantu pasien dalam mengatasi gejala-gejala emosional maupun fisik yang dirasakan agar berfungsi dengan baik.

Terapi lainnya yang dapat diberikan adalah terapi dengan keluarga, terapi individual, terapi mengontrol emosi, terapi menenangkan diri, dan terapi seni. Semua jenis terapi ini harus ditargetkan sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar