Sukses

Sakit Tifus Bahaya?

06 Mar 2015, 11:51 WIB
Pria, 21 tahun.

Assalamualaikum. Saya 1 minggu kemaren cek darah dan widal o saya 1/320 dan widal h 1/70 kata dokter saya kena tipes, tapi saya tidak boleh minum obat kimia karena saya ikut terapi sakit maag dg meminum rebusan daun sirsak... Menurut Klik Dokter Tipes saya ini bahaya atau tidak? apa yg harus saya lakukan? terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Sakit tifus, atau yang dalam dunia kedokteran lebih dikenal sebagai demam tifoid, terjadi akibat adanya infeksi bakteriSalmonela typhii dalam tubuh. Bakteri ini akan menyerang usus dan menimbulkan keluhan berupa demam tinggi, tubuh menggigil, badan lemah, sakit kepala, nafsu makan menurun, konstipasi atau diare, nyeri otot, dll. Infeksi ini ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar oleh tinja penderita tifoid, yang biasanya dibawa melalui lalat, tangan yang kotor, dll.

Penyakit ini dapat disembuhkan secara total dengan pemberian antibiotik yang tepat, seperti kloramfenikol, trimethoprim-sulfamethoxazole atau ciprofloxacin, untuk periode waktu tertentu. Obat-obat tersebut hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan indikasi dokter, baik jenis obat, dosis dan lama penggunaannya, justru akan berakibat buruk bagi tubuh dan meningkatkan risiko resistensi kuman (kuman menjadi kebal terhadap obat). Dengan pengobatan yang tepat dan istirahat saat fase akut akan memercepat proses penyembuhan demam tifoid. Bila tak terawat dengan baik, demam tifoid dapat berlangsung selama tiga minggu atau lebih. Penderita demam tifoid sebaiknya beristirahat untuk sementara waktu, hindari aktifitas yang terlalu tinggi selama masih sakit. Aktifitas dapat kembali seperti semula secara perlahan-lahan, setelah kondisi anda sudah lebih baik. 

Makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita demam tifoid harus mengandung kalori dan protein yang cukup dan sebaiknya rendah serat untuk mencegah perdarahan dan perforasi pada usus. Sehingga konsumsi sayur-sayuran berserat sebaiknya dihindari terlebih dahulu. Dapat dilakukan konsumsi bertahap secara perlahan mulai dari cair, bubur lunak, tim, dan kemudian nasi biasa.

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam,pedas dan berbumbu tajam

  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencernaan

  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil

Untuk pengobatan lebih lanjut sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk evaluasi dan terapi lebih lanjut. Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar