Sukses

Efek Menggugurkan Kandungan

27 Feb 2015, 08:23 WIB
Pria, 30 tahun.

Dear Dokter selamat malam,,, saya ingin menanyakan seputaran masalah kandungan yg dialami istri saya saat ini jadi karna sedang hamil 2 bulan atau 8minggu genap karna ini adalah anak kedua yg bisa dibilang keceplosan karna anak pertama saya baru saja di lahirkan sekitar 8 bulan yg lalu jdi karna renggang waktu yg sangat berdekatan saya dan istri berniat menunda atau menggugurkan si calon ini nah istri saya mengkonsumsi obat2an utk itu dgn minum obat penggugur kandungan Misoprostol di hari pertama miinum 2 oral dan di taruh di vagina 2 stelah itu bbrapa jam kemudian 2 tablet lagi tetapi tidak mengalami efek yg di harapkan karna hanya sedikit bercak darah yg keluar dan tidak mengelaurkan semua isi si jabang bayi ini saya maka setelah 3 hari mengkonsumsi obt2an tsb hari ini istri saya memutuskan untuk meminum kembali 4 tablet 2 oral 2 di vagina nah kalau senadainya ini tidak mengeluarkan si jabang bayi maka keputusan terakhir adl quret ya dok?? nah saya ingin tanya berapa lama / brapa hari batas maksimal istri saya setelah mengkonsumsi obat ini untuk dilakukan quret?? semisal seminggu atau lebih setelah mengkonsumsi obt2an tadi baru di quret bolehkah?? apakah ada resiko yg berbahaya jika saya agak menunda waktu quretnya?? disini saya menunda karna keterbatasan dana yg saya miliki saat ini sehingga harus menunggu bbrapa waktu untuk melakukan quret,,, dan kedua jika saya ingin melakukan quret perlu rekomendasi dokter kandungan kah dok?? Trims dok

 

Bapak/Saudara yang terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Salam kami untuk keluarga Anda.

 

Menggugurkan kandungan atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah “abortus” adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia 20 minggu kehamilan atau berat bayi kurang dari 500 g (ketika janin belum dapat hidup di luar kandungan). Angka kejadian aborsi meningkat dengan bertambahnya usia dan terdapatnya riwayat aborsi sebelumnya. Proses abortus dapat berlangsung secara:

  1. Spontan/alamiah (terjadi secara alami, tanpa tindakan apapun)

  2. Buatan/sengaja (aborsi yang dilakukan secara sengaja),

  3. Terapeutik/medis (aborsi yang dilakukan atas indikasi medik karena terdapatnya suatu permasalahan atau komplikasi).

 

Untuk menjawab pertanyaan Anda, perlu diketahui apakah aborsi yang dilakukan pada istri Anda tersebut apakah termasuk berhasil atau tidak. Juga perlu diketahui jenis tindakan prosedur abortus yang dilakukan dengan menggunakan obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan pada istri Anda. Jika abortus yang dilakukan memang sesuai dengan indikasi medis dan dilakukan dengan prosedur yang benar, maka dengan pemantauan yang baik dan benar biasanya tidak akan mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh dan kesehatan reproduksi wanita yang bersangkutan. Namun jika dilakukan tanpa indikasi yang tepat dan dengan prosedur yang kurang tepat maka dapat membahayakan kesehatan tubuh dan kesehatan reproduksi wanita bersangkutan. Kami sarankan Anda membawa istri Anda ke dokter spesialis kebidanan segera untuk evaluasi menyeluruh.

 

Kami sertakan juga artikel: Ini Dia Bahayanya Pil Jamu Aborsi.

 

Semoga penjelasan kami dapat diterima dengan baik dan Anda sekeluarga sehat selalu.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat selalu,

 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar