Sukses

Waktu Tepat Berhubungan Intim

12 Mar 2015, 10:47 WIB
Pria, 24 tahun.

dok saya mau tnya dong kl bersenggama 1 hari setelah haid apakah bisa hamil? kemungkinan nya berapa % yah dok? terimakasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelumnya, sudah berapa lamakah Anda mencoba untuk hamil? Apabila Anda dan suami ingin mencoba untuk mendapatkan keturunan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Tidak masalah untuk berhubungan intim setelah haid, namun untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan, hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haidnya dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan hari pertama haid berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa tersebut.   

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga cukup.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3-4x/minggu 

Selain itu, dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, melalui pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya seperti USG untuk melihat adanya kelainan pada organ reproduksi. Umumnya Dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan, termasuk pemeriksaan analisa sperma untuk suami Anda.

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan dan nutrisi pada saat kehamilan:

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi Anda dan suami dan semoga Anda dan suami dapat segera diberikan momongan. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar