Sukses

AutoImun Hemolitik

13 Oct 2015, 21:40 WIB
Pria, 21 tahun.

Saya mau tanya dok, bagaimana cara mempertahankan hb darah pada penderita anemia autoimun hemoglobin (AIH)? dan apa ada makanan atau obat-obatan yang bisa menyembuhkannya? terima kasih dok.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Dibandingkan dengan anemia defisiensi zat besi, prevalensi anemia hemolitik memang lebih sedikit. Namun bukan berarti anemia hemolitik tidak berakibat fatal. 

Anemia hemolitik disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang lebih cepat daripada pembuatannya. Normalnya, sel darah merah bertahan hingga 120 hari di dalam tubuh. Pada kasus anemia hemolitik, sel darah merah mengalami penghancuran lebih awal.

Banyak sekali penyebab anemia hemolitik. Ada yang dicetuskan oleh penyakit autoimun maupun tidak, namun ada pula yang dibawa secara genetik.

Anemia hemolitik autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menginterpretasikan sel darah merah yang terdapat di dalam tubuh sebagai benda asing. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya antibodi terhadap sel darah merah. Antibodi ini akan menyerang sel darah merah dan menyebabkan penghancuran sel darah merah lebih awal.

Penghancuran sel darah merah dapat disebabkan oleh:

  • Kelainan genetik sel darah merah (anemia sel sabit, talasemia, defisiensi G6PD)

  • Paparan terhadap senyawa kimiawi, obat-obatan (penisilin, obat antimalaria, kemoterapi, asetaminofen, levodopa), dan toksin tertentu

  • Infeksi (virus Epstein-barr, HIV, cytomegalovirus)

  • Penyakit autoimun seperti lupus

  • Pembesaran limpa

Penyebab lainnya:

  • Bekuan darah di pembuluh darah kecil

  • Transfusi darah dari donor yang tidak memiliki kecocokan darah dengan penerima

  • Ibu hamil dengan rhesus negatif dan janin yang dikandungnya memiliki rhesus positif

Tidak ada makanan yang secara khusus dapat menyembuhkan anemia jenis ini, demikian juga dengan obat. Yang terpenting adalah mengetahui penyebab dan menghindari pencetus terjadinya penghancuran sel darah merah. Misalnya, menghindari Paparan terhadap senyawa kimiawi, obat-obatan (penisilin, obat antimalaria, kemoterapi, asetaminofen, levodopa), dan toksin tertentu.

Penanganan anemia hemolitik bergantung dari jenis dan penyebabnya:

  • Pada kondisi gawat darurat, dapat diberikan transfusi darah

  • Pada kondisi gangguan sistem imun, dapat diberikan pengobatan yang menekan sistem imun

  • Ketika sel darah dihancurkan secara cepat, tubuh akan membutuhkan tambahan suplemen asam folat dan zat besi

  • Pada beberapa kasus dibutuhkan operasi pengangkatan limpa

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar