Sukses

Sakit Dada Kiri Usia Muda

22 Feb 2015, 18:07 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok saya ingin bertanya, kadang-kadang saya merasa dada sebelah kiri sakit seperti tertusuk jarum, saat ambil nafas, Mohon penjelasannya Terima kasih

Bapak/Saudara yang terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.


Halo! Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ada beberapa hal yang perlu kami tanyakan. 


Keluhan Anda adalah nyeri dada kiri. Sejak kapan keluhan dirasakan? Adakah pemicu yang menyebabkan munculnya keluhan Anda?
 
Bila keluhan Anda adalah nyeri dada maka keluhan nyeri di dada sebelah kiri dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan kulit, otot, tulang, paru-paru, atau jantung. Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan nyeri dada yang Anda rasakan? Berapa lama biasanya rasa sakit atau nyeri pada dada kiri Anda rasakan?
Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
 
Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
 
Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag. 
 
 
Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. Bagaimana dengan Anda? 
 
Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan tambahan, seperti EKG, untuk memastikan apakah keluhan yang Anda alami disebabkan karena penyakit jantung. Setelah pemeriksaan EKG, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium enzim jantung, yaitu CK, CK-MB, dan Troponin kardiak (I dan T) setelah suatu serangan nyeri dada. Pemeriksaan pencitraan seperti ekokardiografi dilakukan jika pada pemeriksaan fisik oleh dokter ditemukan kelainan yang mengarah pada gangguan fungsi jantung. Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti:
 
Merokok, berapapun jumlahnya
Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
Hipertensi
Kadar kolesterol HDL yang rendah
Diabetes Mellitus
Usia lanjut
Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
Kebiasaan kurang bergerak/aktivitas fisik
Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita).


Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami sarankan agar Anda berkonsultasi lebih lanjut secara langsung ke dokter agar dapat dilakukan wawancara medis yang lebih mendetil, pemeriksaan fisik langsung dan pemeriksaan lanjutan seperti rontgen dada. Dengan demikian, dapat ditentukan penyebab pastinya dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Jika Anda telah menjalani serangkaian pemeriksaan fisik dan penunjang terkait dengan dokter Anda dan tidak didapatkan kelainan secara fisik terkait keluhan Anda maka masalah yang Anda alami mungkin adalah gangguan psikosomatis.


Jika Anda telah menjalani serangkaian pemeriksaan fisik dan penunjang terkait dengan gejala serangan jantung sesuai anjuran dokter Anda dan tidak didapatkan kelainan secara fisik terkait keluhan Anda maka masalah yang Anda alami mungkin adalah gangguan psikosomatis.


Gangguan psikosomatis adalah terjadinya keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisik yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. Sindroma ini diklasifikasikan sebagai bagian dari gangguan neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform oleh World Health Organization. Gangguan psikosomatis dapat memberikan gejala berupa sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dsb. Keluhan Anda mengarah ke psikosomatis bila tidak ditemukan kelainan baik dari pemeriksaan fisik maupun dari pemeriksaan penunjang pada Anda. Selain itu, jika keluhan Anda tidak membaik dengan berbagai obat-obatan yang sudah diberikan juga memperkuat diagnosis psikosomatis. 
 
Pengobatan psikosomatis merupakan integrasi berbagai bidang ilmu seperti psikiatri, psikologi, neurologi, dan berkaitan dengan bidang keluhan Anda yaitu penyakit dalam. Sebelumnya harus dicari terlebih dahulu apa pencetus dari psikosomatis ini, apakah faktor stres, depresi, atau penyakit kronik yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, stroke) atau malah ketakutan bila mengidap penyakit tertentu.


Semoga keluhan Anda segera teratasi!
 
Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (JF)
 
Salam sehat selalu,
Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar