Sukses

Gejala Alergi Susu Sapi

25 Feb 2015, 15:17 WIB
Wanita, 25 tahun.

bagaimana ciri bayi yang alergi susu sapi? anak saya usianya 3bulan.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Manifestasi klinis alergi protein susu sapi (APSA) pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti asma berat, udem laring, dan anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut.

Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah, diare, dan diare berkepanjangan. Jika anak tidak mendapat pengobatan tepat, anak akan malnutrisi. Lebih muda anak menderita APSA, lebih cenderung mengalami gangguan pertumbuhan.

Anak usia 2-3 tahun sebagai kelompok pengonsumsi susu sapi yang tinggi, sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaannya belum sempurna sehingga meningkatkan kejadian APSA selain sumbangan faktor genetik.

Waktu terjadinya APSA dapat bervariasi. Pada umumnya, seminggu setelah mendapat susu sapi. Eliminasi dan provokasi dari dokter membantu menegakkan diagnosis APSA pada anak. Eliminasi dengan menghentikan pemberian susu sapi lantas melihat dampaknya pada manifestasi alergi. Provokasi memberikan susu sapi dalam takaran dan waktu tertentu untuk melihat pengaruhnya pada terjadinya manifestasi alergi.

Pemberian air susu ibu eksklusif hingga usia 6 bulan mengurangi angka kejadian APSA pada anak yang tidak punya riwayat alergi dalam keluarga. Untuk ibu dengan anak alergi yang masih menyusu, disarankan diet bebas protein susu sapi dan produk makanan bebas protein sapi.
 
Anak dengan riwayat alergi dalam keluarga, mempunyai potensi 40-60 persen menderita alergi, sedangkan jika tidak ada riwayat alergi dalam keluarga, anak masih mungkin terkena alergi 5-15 persen. Sebanyak 80 persen anak dengan APSA gejala alerginya akan hilang pada umur tiga tahun. Sisanya hingga usia 14 tahun dan dewasa.

 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar