Sukses

Haid Tidak Lancar

23 Feb 2015, 10:28 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok saya dulu pernah periksa kedokter karena jarang haid sejak habis masuk dari rumah sakit kemudian diberi obat pil kb disuru minum sehari 1 tablet selama 7/10hari setelah itu berhenti minum nantik akan kembali normal haidnya. tetapi ternyata masih belum lancar haidnya lalu saya coba minum lagi bisa haid. itu kenapa dok ?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah terdapat keluhan lain seperti nyeri ketika haid, dan lainnya? Siklus menstruasi normal berlangsung antara 21-35 hari, dengan keluarnya darah menstruasi selama 2-8 hari, volume berkisar 20-60 ml per hari, atau sekitar 2-3 kali ganti pembalut. Bagaimana dengan volume darah haid yang keluar?

Sementara itu, siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama.

  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)

  • Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30

  • Malnutrisi (kurang gizi)

  • Stres psikologis

  • Atlet, atau aktivitas fisik berat

  • Kekurangan vitamin K

  • Penggunaan obat-obatan tertentu

  • Kelainan pembekuan darah

  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan. 

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

1. Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi juga dapat dirasakan. Untuk itu jagalah kondisi tubuh agar tetap fit dan tidak kelelahan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

2. Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur. Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

3. Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.

Berikut ini beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda:

Jika dengan tips di atas keluhan Anda masih berlangsung atau memberat, kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lengkap agar penyebab keluhan Anda dapat segera diketahui dan Anda dapat segera mendapatkan penanangan yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,


Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar