Sukses

Apakah Terkena Limfoma?

23 Feb 2015, 10:33 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok, saya di diagnosa oleh dokter bahwa saya terkena limfoma. Letaknya di atas paha dekat selangkangan. Saya merasa bagian tersebut memang terasa sakit apabila setelah beraktifitas. Dan itu sudah sy rasa dari sy sma dulu. Namun saya heran beberapa minggu yang lalu terdapat benjolan disitu, saat sy haid. Semakin lama semakin membesar. Dan terasa nyeri. Akhirnya saya putuskan untuk ke dokter. Dan dokter bilang saya harus operasi bedah karna tempatnya dalam. Apakah limfoma ini termasuk penyakit berbahaya? Apakah bisa diatasi dengan herbal? Mohon bantuannya dok.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah benar Anda terdiagnosa dengan Limfoma? Atau Lympadenopathy?  Atau Limfadenitis? Karena Limfoma merupakan suatu bentuk keganasan (kanker) pada kelenjar getah bening. 

 

Kelenjar getah bening terdiri dari sel-sel imunitas yang melakukan perlawanan terhadap infeksi atau radang, sehingga bila terjadi infeksi maka kelenjar getah bening cenderung membesar. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening, namun hanya di daerah bagian bawah rahang bawah rahang bawah, ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat. 

 

Limfoma Malignum adalah kanker kelenjar getah bening yang berbahaya, merupakan bentuk keganasan dari sistem limfatik yaitu sel-sel limforetikular (sel-sel yang berperan dalam imunitas tubuh) seperti sel B, sel T dan histiosit. Limfoma malignum terbagi menjadi dua yaitu yaitu Hodgkin's Disease/penyakit Hodgkin (PH) dan Non-Hodgkin Lymphoma/limfoma non Hodgkin (LNH). Keduanya dibedakan berdasarkan pemeriksaan patologi anatomi yaitu pada pemeriksaan untuk PH ditemukan sel Reed Sternberg. Sifat LNH jauh lebih agresif dan lebih banyak terjadi jika dibandingkan dengan PH.  Setelah diagnosis ditentukan dengan pemeriksaan patologi anatomi, kemudian harus ditentukan stadium dari penyakit karena akan mempengaruhi penatalaksanaan.

 

Penyebab terjadinya limfoma tidak diketahui, namun terdapat beberapa faktor resiko terjadinya limfoma yaitu umur diatas 60 tahun, jenis kelamin pria lebih besar dibandingkan wanita, riwayat keluarga, infeksi dengan virus Epstein-Barr, agen penyebab mononukleosis, sistim imun yang melemah, termasuk infeksi HIV atau adanya AIDS, berkepanjangan penggunaan hormon pertumbuhan manusia.

 

Penanganan LNH dan PH, seperti pada kanker jenis lainnya, bergantung pada stadium penyakit. Terapi yang dianjurkan adalah penanganan dengan kemoterapi yang dikombinasi dengan radiasi dengan penyesuaian untuk setiap stadium. Menyangkut Limfoma Malignum dan keganasan lainnya, maka istilah yang digunakan untuk kesembuhan adalah remisi yang menandakan bahwa penyakit tidak berkembang, terkontrol dan tidak menimbulkan gejala-gejala terkait. Tingkat remisi pada LNH bergantung dari stadiumnya. Pada LNH stadium I-II, remisi dapat mencapai 90%, sedangkan pada stadium III-IV dapat mencapai 70-80%. Pada PH, tingkat remisi dapat mencapai 60-80%. Pada penyakit ini pula setelah remisi, masih terdapat kemungkinan untuk terjadi kekambuhan.

Kami anjurkan agar Anda melakukan konsultasi dengan dokter specialis penyakit dalam dan bedah. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 
Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar