Sukses

Nyeri Kepala

23 Feb 2015, 15:10 WIB
Pria, 21 tahun.

Selamat sore, dok saya mau tanya . Saya sering pusing di bagian kepala belakang sapai leher bagian belakang, kadang kliyengan hingga mual tetapi tidak sampai muntah . setelah saya konsultasi ke Klinik, saya hanya dibilang bahwa saya mengidap vertigo , saya belum pernah memiliki vertigo sebelumnya dan saya hanya di berikan obat neuralgin dan amoxilin , setelah saya gunakan selama 3 hari pusing saya tidak sembuh sembuh , ada sousinya dok ?

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelumnya ada beberapa pertanyaan yang inigin kami tanyakan, apakah pusing seperti berputar? atau nyeri di belakang kepala? Kalau pusing terasa berputar maka disebut sebagai Vertigo (31 January 2015).

Izinkan kami menjelaskan tentang berbagai penyebab dari sakit kepala. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sakit kepala saat tertawa tidaklah khas mengarah pada diagnosis tertentu dan diperlukan pemeriksaan secara langsung.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian

  • Gangguan tidur

  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja

  • Waktu makan yang tidak teratur

  • Kelelahan mata

  • Penghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH. 

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda langsung.

Mengenai obat yang Anda konsumsi, Amoxicilin merupakan jenis antibiotik (mengobati infeksi bakteri) jadi penggunaanya untuk kasus Anda tidak tepat, jadi kami sarankan agar Anda tidak mengkonsumsi antibiotik tersebut. 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar