Sukses

Efek Pengering Rambut dan Mencatok Rambut

03 Mar 2015, 13:21 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok, setiap hari saya rutin hair dryer dan mencatok rambut saya. Sampai sekarang belum ada efek samping nya. Kira2 apa efek samping yang akan saya rasakan di kemudian hari?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Efek menggunakan zat kimia, pelurus, pengeriting rambut , dan pengering rambut memang tidak langsung dapat dirasakan. Berikut beberapa kelainan rambut yang dapat dirasakan akibat penggunaan hal-hal tersebut.

Trikoreksis Nodosa. Apabila dilihat dari kejauhan, rambut ini seperti terdapat bintik-bintik putih sepanjang rambut. Oleh sebab itu kelainan ini disebut juga penyakit mutiara atau dalam dunia medis disebut trikoreksis nodosa. Bintik putih tersebut sebenarnya adalah korteks rambut yang hancur dan terbelah. Rambut pada tempat tersebut mudah sekali putus.

Lalu, apa yang menyebabkan kelainan ini? Hal ini biasa terjadi pada wanita yang menggunakan sikat rambut yang berujung keras dan sering menggunakan pelurus atau pengeriting rambut.

Trikotilopsis.  Lagi-lagi para wanita banyak yang mengalaminya karena penggunaan pengeriting, pelurus, pewarna rambut. Pada kondisi gangguan gizi juga dapat terjadi kelainan ini. Kelainan ini dikenal dengan rambut bercabang atau dalam dunia medis dikenal dengan trikoptilosis.

Sayangnya, untuk mengembalikan rambut ke kondisi aslinya dibutuhkan waktu sekitar 2-4 tahun. Beberapa cara berikut dapat mengurangi terjadinya kerusakan rambut :

  1. Hentikan pemakaian zat kimia pada rambut
  2. Hentikan segala tindakan yang akan merusak rambut seperti meluruskan, mengeriting , mewarnai baik dengan zat kimia maupun dengan alat
  3. Kurangi penggunaan pengering rambut, panas akan membuat rambut Anda rusak
  4. Gunakan sampo yang lembut mengandung kondisioner
  5. Hindari penggunaan sampo yang keras seperti mengandung selenium sulfida, ketoconazol
  6. Gunakan pelembab lambut dari bahan natural seperti kemiri, seledri,alpukat, dll

Untuk penatalaksanaan lebih lanjut Anda dapat menghubungi dokter spesialis kulit kelamin.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar