Sukses

Keputihan Seperti Susu

20 Feb 2015, 13:13 WIB
Wanita, 22 tahun.

maaf dok mau tanya.... saya minggu kmrin pas lgi hubungan ma suami ko da cairan kental warna putih kyk susu gt.. apakah itu bahaya dok??? tlng di jawab ya dok?????? mksih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com,

Apakah yang Anda maksud adalah keputihan? Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Keputihan yang abnormal memiliki ciri-ciri berwarna putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, jumlah banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, nyeri buang air kecil). Apakah bentuk keputihan seperti ini yang anda maksud?

Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. Namun secara langsung, keputihan tidak terkait dengan kemunduran siklus haid. Selain itu, hubungan seksual akan terganggu karena tentunya tidak mengenakkan bagi diri sendiri dan pasangan. Tentunya rasa gatal, panas, yang diakibatkan keputihan akibat infeksi ini akan sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Keputihan yang abnormal seperti ini sebaiknya diobati menggunakan regimen yang diberikan oleh dokter kulit Anda. Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk menghindari timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar